Sebagian Besar Pengguna Habiskan Lebih dari 4 Jam Selami Aplikasi

0
13
Aplikasi
Foto: Unsplash/Priscilla du Preez

Gadgetdiva.id — Sebuah riset menemukan sebagaian besar dari pengguan menghabiskan lebih dari 4 jam sehari dalam menyelami berbagai aplikasi. Riset tersebut dilakukan pada beberapa negara di dunia.

Rupanya jangka waktu pengguna membuka aplikasi lebih lama dari pada puncak pandemi. Meski, awalnya memang disebabkan karena COVID-19 yang membuat kita beralih ke dunia virtual hingga saat ini.

Menurut sebuah riset yang dilakukan oleh perusahaan analitik, data.ai, hampir setiap satu dari 12 negara yang disurvei dalam tinjauan terbarunya. Dimana banyak dari orang mempertahankan peningkatan dramatis pada penggunaan aplikasi sejak awal pandemi.

Aplikasi
Foto: AwanNews

Baca juga: Meta Bakal Fokus Kembangkan Reels

Beberapa negara alami peningkatan jumlah screen time aplikasi

Ambil contoh di Australia, orang-orang menghabiskan rata-rata 3,6 jam per hari di aplikasi pada awal tahun 2020, jumlah yang sejak itu meningkat 40 persen menjadi sekitar 4,9 jam. Singapura juga turut mengalami peningkatan persentase yang sama untuk populasinya dari 4,1 menjadi 5,7 jam setiap hari.

Sedangkan, di Amerika Serikat, pengguna di sana menghabiskan waktu 4,1 jam. Angka ini meningkat dari 3,9 jam pada tahun 2020 lalu. Di Indonesia sendiri pengguna smartphone menghabiskan lebih dari 5 jam dalam aplikasi setiap harinya.

Di antara banyaknya negara yang mengalami kecanduan aplikasi, ada beberapa negara juga yang justru mengalami penurunan kecanduan aplikasi. Nampaknya, mereka tidak menunjukkan perubahan besar dalam kehidupan pasca-karantina.

Aplikasi

Seperti yang dicatat oleh TechCrunch, beberapa negara tersebut meliputi Jepang, Korea Selatan, Meksiko dan Kanada. Keempat negara ini masih sama atau di atas rata-rata mereka sebelum timbulnya pandemi. Hal tersebut menambahkan bukti lebih lanjut keterkaitan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Rata-rata kasar antara 4 dan 5 jam aplikasi per hari sudah merupakan jumlah screen time yang besar. Bahkan tanpa mengambil waktu tambahan yang paling banyak dihabiskan dalam media sosial, situs berita dan layanan streaming.

Ada banyak sekali penelitian dan informasi terkait efek negatif dari terlalu banyak waktu di depan layar komputer dan ponsel. Namun, dengan Indonesia dan Singapura yang sama-sama mendekati ambang 6 jam, tidak sulit untuk membayangkan lebih banyak waktu yang dihabiskan dalam aplikasi.

Beberapa perusahan mungkin telah memperhatikan. Seperti Twitter, baru-baru ini membuat jendela potensial terkait seberapa banyak energi dan upaya yang kita berikan untuk ruang-ruang ini.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini