Cuaca Buruk Dapat Pengaruhi Emosi Pengguna Saat Bermedia Sosial

0
Media Sosial
Foto: Unsplash

Gadget.id — Tahukah Paradiva bahwa cuaca buruk ternyata dapat memengaruhi emosi kita saat menggunakan media sosia? Begini penjelasannya.

Riset mengungkap bahwa cuaca buruk dapat mempengaruhi emosi pengguna media sosial. Faktor utamanya ialah cara manusia beradaptasi dengan perubahan iklim.

Paparan panas matahari dan hujan deras ternyata bisa berdampak cukup besar untuk perasaan kita. Sebuah studi internasional yang dikutip dari The Verge berusaha memahami bagaimana perubahan iklim dapat memengaruhi kesehatan mental di seluruh dunia.

Sebelumnya, studi ini dilakukan oleh para peneliti lewat tweet dari pengguna Twitter di 190 negara. Hampir mencakup setiap negara di seluk bumi.

Para peneliti melihat bagaimana ekspresi positif dan negatif bergeser selama perubahan cuaca yang cukup ekstrim. Misal dari panas menjadi hujan deras.

Maka tak kmegnherankan jika mereka menemukan bahwa selama cuaca buruk, senitmen negatif menjadi lebih banyak diungkapkan dan ekspresi positif menjadi sedikit jarang disampaikan pada setiap wilayah.

Meskipun tampaknya jelas bahwa cuaca buruk dapat membuat suasana hati orang menjadi buruk pula. Para peneliti melihat konsisensi temuan sebagai peringatan bahwa orang mungkin berjuang untuk beradaptasi dengan perubahan iklim.

Media Sosial
Foto: Unsplash/Alex Bracken

“Sampai saat ini, kami melihat sangat sedikit bukti adaptasi dalam cara peristiwa ekstrem baru yang muncul secara global ini memengaruhi sentimen manusia,” tutur seorang ilmuwan penelitian pascadoktroal di Universitas Colombia Kelton Minor yang dikutip dari The Verge, Kamis (22/12).

Para penulis riset ini meneliti sekitar 7,7 miliar tweet geolokasi dari sekitar 43.000 kabupaten atau wilayah administratif yang berbeda antara tahun 2015 hingga 2021. Kemudian, membandingkan tweet selama panas dan hujan yang ekstrem dengan tweet dari lokasi yang sama pada waktu lain denan cuaca yang lebih khas.

Hingga akhirnya, mereka menemukan bahwa gelombang panas dan curah hujan yang tinggi, rata-rata memperkuat senitmen negatif. Bahkan, lebih dari penghematan waktu siang hari ketika orang kehilangan satu jam tidur.

Tahun 2021 menjadi tahun yang sangat buruk. Ketika ada rekor lonjakan sentimen negatif dan penurunan sentimen positif.

Selama musim panas, ditemukan bahwa senitmen negatif di Twitter meningkat hampir sepuluh kali lipat. Jika dibandingkan dengan rata-rata gelombang panas di Amerika Serikat.

Emosi yang meningkat pada tahun 2021 merupakan bukti bahwa orang tidak benar-benar beradaptasi dengan perubahan cuaca di seluruh dunia. Sayangnya, mereka harus mempersiapkan diri untuk hal yang lebih ekstrem lagi berkat perubahan iklim.

Ada penelitian yang meramalkan lebih banyak gelombang panas yang “memecahkan rekor” dan badai yang merusak.

Minor menyatakan bahwa dia dan rekan-rekannya akan terus mengikuti tren tersebut di media sosial.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini