E-Commerce

JD.ID Rumahkan Sekitar 200 Karyawan

post-img

Source : gadgetDiva

Gadgetdiva.id — JD.ID mengabarkan bahwa pihaknya melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada sejumlah karyawannya. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh akun Instagramnya pada Selasa (13/12).

Mengikuti perusahaan teknologi lainnya seperti GoTo Grup, Twitter dan Facebook, JD.ID turut memberhentikan sekitar 30 persen atau setara dengan sekitar 200-an orang karyawan. Perusahaan tidak menyebut jumlah pastinya.

UMKM Alami Peningkatan Performa di Shopee 12.12 Birthday Sale

“Setelah perjumpaan, akan selalu ada perpisahan. Terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya,” tulis akun Instagram @jdidworkspace pada Selasa.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by JD.ID Workspace (@jdidworkspace)

JD.ID Lakukan PHK kepada 200 Karyawan

Kabar perampingan jumlah karyawan ini dibenarkan oleh Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID Setya Yudha Indraswara. Dia menyatakan bahwa keputusan ini merupakan langkah adaptasi yang perlu diambil perusahaan untuk menyesuaikan perubahan bisnis belakangan ini.

“Langkah adaptasi perlu diambil perusahaan untuk menjawab tantangan perubahan bisnis yang sungguh cepat belakangan,” tutur Setya dalam keterangan resminya yang diterima Gadgetdiva pada Selasa.

Upaya ini terpaksa harus diberlakukan agar JD.ID dapat terus menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi. Kendati, perusahaan akan terus memberi dukungan kepada karyawan yang terdampak.

JD.ID

Dukungan tersebut berupa manfaat asuransi dan memberi dukungan beurpa talent promoting. Termasuk juga hak-hak lain yang sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.

Lebih lanjut, rupanya perampingan karyawan yang diberlakukan oleh JD.ID bukan merupakan yang pertam dilakukan oleh perusahaan tahun ini. Pada bulan Mei, perusahaan juga turut mengambil langkah serupa guna improvisasi perusahaan supaya terus beradaptasi dan selaras dengan dinamika pasar Tanah Air.

Kabar lainnya yang turut berhembus ialah e-commerce asal China, JD.com sedang mempertimbangkan untuk mundur dari pasar Indonesia dan Thailand. JD.com merupakan induk perusahaan JD.ID.

JD.ID sendiri resmi menyambangi pasar Indonesia sejak 2015 lalu. E-commerce tersebut menjadi salah satu toko online terbesar di Asia (JD.com). Pada tahun 2018, perusahaan secara konsisten berinovasi memberi layanan platform belanja Omni-Channel.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News


author-img_1

Nadhira Aliya Nisriyna

Reporter

Bergabung di Gadgetdiva.id sejak Maret 2020. Gemar menonton film, drama dan series. Pernah jadi Editor di deCODE Magazine.

Artikel Terkait

Transaksi Online Travel di Tokopedia Meningkat 3,5 Kali Lipat
E-Commerce

Transaksi Online Travel di Tokopedia Meningkat 3,5 Kali Lipat

Gadgetdiva.id – Momentum liburan akhir tahun cenderung dimanfaatkan masyarakat untuk wisata..

UMKM Alami Peningkatan Performa di Shopee 12.12 Birthday Sale
E-Commerce

UMKM Alami Peningkatan Performa di Shopee 12.12 Birthday Sale

Gadgetdiva.id – Kembali menutup akhir tahun dengan memberikan dampak positif, Shopee 12.12 ..

Blibli Gelar Mega Lelang Di Rangkaian Histeria Spektakuler 12.12
E-Commerce

Blibli Gelar Mega Lelang Di Rangkaian Histeria Spektakuler 12.12

Gadgetdiva.id – Beragam penawaran luar biasa digelar untuk pelanggan setia. Tahun ini, rang..

TikTok Shop Buka Peluang Semua Level UMKM untuk Perluas Pasar
E-Commerce

TikTok Shop Buka Peluang Semua Level UMKM untuk Perluas Pasar

Gadgetdiva.id — TikTok Shop membuat para UMKM memiliki channel distribusi yang paling ideal..


;