Sunday, 17 January 2021

Samsung Perkenalkan Robot Rumah Tangga baru, Bisa Ambil Minum untuk Kamu

CES nggak akan seru tanpa Samsung memamerkan robot baru. Setahun setelah meluncurkan bot bola seukuran jeruk bali Ballie, Samsung telah mengungkapkan beberapa mesin baru...
More

    Latest Posts


    LinkAja umumkan Investasi dan Kolaborasi Strategis dengan Grab

    LinkAja umumkan kolaborasi strategis dengan Grab dalam akselerasi inklusi keuangan kemarin (10/11). Kolaborasi yang dilakukan berupa investasi dari Grab yang menjadi pemegang saham minoritas dari LinkAja.

    Investasi ini menjadi kali pertama bagi LinkAja dalam menerima investasi dari perusahaan swasta yang juga merupakan perusahaan teknologi besar. Investasi yang diberikan berupa tahapan Seri B.

    Selain Grab, perusahaan-perusahaan lain seperti Telkomsel, BRI Ventura Investama dan Mandiri Capital Indonesia juga bergabung dalam pendanaan ini. Sementara, pendanaan yang diberikan senilai US$ 100 juta yang dapat dimanfaatkan oleh LinkAja dalam memajukan pertumbuhannya.

    Tak hanya itu, Grab juga memberikan investasi stategis untuk LinkAja. Investasi tersebut meliputi berbagai sinergi dan potensi kolaborasi yang luas bagi kedua belah pihak. Sinergi dan kolaborasi tersebut berupa ekosistem maupun teknologi yang akan mempercepat dan meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia.

    Haryati Lawidjaja selau Direktur Utama LinkAja megungkapkan bahwa mereka sangat antusias dengan kolaborasi yang dilakukan LinkAja dan Grab. Ia berharap melalui kolaborasi ini dapat memperkuat layanan LinkAja dalam menghadirkan solusi efektif dalam memberikan akses ke keuangan bagi masyarakat.

    “Investasi tahapan Seri B dari Grab, Telkomsel, BRI Venture dan Mandiri Capital ini merupakan wujud kepercayaan atas model bisnis dan pencapaian awal yang telah diraih LinkAJa dalam satu tahun sejak berdiri. Kami senantiasa membuka peluang kolaborasi bagi investor dan partner lainnya dari berbagai sektor yang memiliki visi dan misi serupa untuk meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian masyarakat Indonesia melalui akselerasi inklusi keuangan dan ekonomi,” jelas Haryati.

    Keberhasilan penggalangan dana investas di tengah pandemi COVID-19 merupakan bukti kepercayaan terhadap bisnis LinkAja yang ditopang oleh kekuatan dan keunggulan kompetitif sebagai berikut:

    1. Didukung oleh basis pemegang saham kuat yang merupakan jajaran BUMN terkemuka di Indonesia. LinkAja menjadi salah satu dari perusahaan rintisan teknologi finansial yang didirikan oleh BUMN. Kolaborasi strategis ini mencerminkan optimisme dan kepercayaan investor multinasional untuk berinvestasi di startup fintech BUMN Indonesia ini.
    2. Model bisnsi unik dengan ekosistem luas hasil dari kemitraan strategis BUMN, pemerintah lokal maupun pusat dan juga swasta, -dengan beragam mitra mulai dari lembaga keuangan, telekomunikasi, energi, transportasi, platform e-commerce, retail termasuk retail tradisional, pendidikan dan lainnya yang melayani kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia.
    3. Basis pengetahuan hiperlokal dan jaringan distribusi nasional-dengan cakupan luas di kota-kota tier 2 dan 3 Indonesia. Lebih dari 1 juta titik penerima in/cash out di seluruh Indonesia.
    4. Produk inovatif dengna merek kuat yang dengan cepat berkembang menjadi platform fintech lokal yang ikonik.
    5. Penyedia kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia dengan metode pembayaran yang dapat diterima di ribuan merchant, beragam e-commerce dan berbagai alat transportasi.

    Di tengah tantangan ekonomi selama pandemi COVID-19, LinkAja mampu meningkatkan Nilai Transaksi Bruto (GTV) dan jumlah transaksi di kuartal ke-3 tahun 2020 (Juli-September) sebesar tiga kali dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Ini menunjukkan kemampuan tim manajemen yang kuat dan ketahanan model bisnis unik LinkAja.

    Pada bulan April 2020, LinkAja meluncurkan Layanan Syariah LinkAja sebagai uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia yang telah mendapatkan izin sertifikasi Kesesuaian Syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) serta Bank Indonesia. Dalam enam bulan sejak diluncurkan, Layanan Syariah LinkAja memiliki lebih dari satu juta pnegguna di Indonesia.

    Baca juga, Grab Resmikan Tech Center di Indonesia

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR