Monday, 12 April 2021
More

    Latest Posts


    Grab Hadirkan Kendaraan Listrik dan SPBKLU di Bali

    Dalam rangka perkuat ekosistem kendaraan listrik nasional, Grab meluncurkan Kendaraan Berbasis Listrik (KBL) dan Stasiun Penukaran Baterai Listrik Umum (SPBKLU) di Bali. Peluncuran tersebut diresmikan pada hari Kamis kemarin (26/11).

    Grab menyediakan 30 kendaraan motor listrik dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di 7 titik yang tersebar di seluruh Bali. Hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 dan 48 tahun 2019 tentang Energi Bersih dan Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk mewujudkan Pulau Bali yang bersih melalui lalu lintas dan angkutan jalan yang ramah lingkungan.

     

    “Saya senang sekali dengan peluncuran Kendaraan Berbasis Listrik hari ini yang mengimplementasikan visi pembangunan Bali dan mendukung kebijakan yang telah dibentuk untuk mewujudkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Peraturan Gubernur Nomor 45 dan 48 tahun 2019 mengenai Energi Bersih dan Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dibentuk sesuai dengan kearifan lokal Bali, Menjaga keharmonisan alam, masyarakat, dan budaya Bali merupakan keutamaan bagi kami,” ungkap Gubernur Bali, I Wayan Koster dalam acara peluncuran kemarin.

    Tak hanya itu, ia juga mengungkap, “Kedepannya, kami akan membangun pembangkit yang ramah lingkungan, yang baru dan terbarukan. Saya berharap hadirnya sepeda motor listrik ini dapat semakin mendukung alam bali yang bersih dan bebas polusi.” 

    Teknologi ini sekaligus mengimplementasikan Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang memasyarakatkan KBL di Indonesia. Sejalan dengan misi GrabForFood, Grab fokus pada pembangunan sektor-sektor penting di Indonesia.

    Salah satunya adalah dengan menciptakan jaringan transportasi generasi selanjutnya untuk Indonesia melalui ekosistem kendaraan listrik. Dengan peluncuran di Bali, Grab kini menjadi perusahaan pertama yang mengoprasikan lebih dari 5.000 kendaraan listrik di Indonesia.

    “Untuk mendukung misi pemerintah dalam mengurangi emisi karbon hingga 29% pada 2030, kanal telah meluncurkan peta jalan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia pada tahun 2019 lalu. Hari ini kami bangga dapat memperluas jangkauan kami hingga di Bali dengan menghadirkan KBL dan SPBKLU di Pulau Dewata, untuk mendukung terbangunnya sistem Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang ramah lingkungan serta efisien,” Jelas Neneg Goenadi, selaku Country Managing Director Grab Indonesia.

    Pada Agustus 2019 lalu, Grab dan Kementerian Perindustrian turut andil dalam proyek demonstrasi dan studi kendaraan listrik, salah satunya di Bali. Proyek ini berfokus pada technical perfomance, customer acceptance, industrial and social impact, serta berujuan menyusun rekomendasi kebijakan pengembangan kendaraan listrik.

    Selanjutnya, di Desember 2019 lalu, Grab dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi meluncurkan Roadmap Ekosistem Kendaraan Listrik dengan tujuan untuk mempercepat adopsi KBL di Indonesia dan mewujudkan jaringan transportasi yang lebih ramah lingkungan serta memperkenalkan GrabCar Elektrik powered by Hyundari di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Januari 2020.

    Grab sendiri telah bekerja sama dengan Hyundai, Kymco, VIAR dan SELIS dalam menyediakan lebih dari 5.000 armada mobil listrik, motor listrik, sepeda listrik dan skuter listrik Indonesia. Riset internal Grab pada September 2020 juga menunjukkan bahwa 70% mitra pengemudi KBL Grab mengatakan bahwa teknologi ini mengingkatkan pendapatan mereka karena pengeluaran untuk biaya bensin juga menurun.

    “Riset Tenggara dan CSIS di awal tahun lalu menunjukan kontribusi ekonomi Grab melalui teknologi kami bagi provinsi Bali yang mencapai Rp889 miliar. Upaya bersama yang hari ini diumumkan sejalan dengan komitmen GrabForGood untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur digital di Indonesia dan akan membantu kami untuk menghadirkan solusi yang memberikan efisiensi biaya transportasi dan mendorong lebih banyak orang untuk mengadopsi KBL. Kedepannya, kami ingin menjadi pendorong utama yang menginisiasi kolaborasi bersama serta membangun kemitraan yang lebih erat dengan pemerintah dan berbagai sektor lain,” tutup Neneng. 

    Baca juga, Satelit Palapa Berhasil Meningkatkan Konektivitas Seluler di Indonesia

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR

    Error decoding the Instagram API json