Sunday, 1 August 2021
More

    Latest Posts


    Kurangi penyebaran COVID-19, UOB bersama halodoc donasikan 20.000 masker

    Dalam upaya mengurangi penyebaran COVID-19, UOB Indonesia bersama Halodoc donasikan 20.000 masker. Donasi masker ini dilakukan dalam rangka mendukung program “Gerakan Pakai Masker” yang terus digencarkan pemerintah Indonesia.

    Donasi masker akan diberikan melalui perwakilan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kecamatan Cikoko dan Kecamatan Setiabudi, Jakarta, serta Kecamatan Sukamaju, Depok.

    PKK kemudian akan membagikan masker-masker ini kepada para keluarga yang tidak mampu di sejumlah daerah dengan jumlah kasus aktif COVID-19 yang tinggi.

    “Pandemi ini berdampak sangat besar bagi masyarakat. Dalam rangka membantu mereka melawan pandemi, UOB Indonesia menggunakan dana yang digalang melalui program UOB Heartbeat Global Virtual Run/Walk, yang diselenggarakan pada bulan Oktober, untuk membagikan masker kepada anggota masyarakat yang membutuhkan,” kata Maya Rizano, selaku Strategic Communications and Brand Head, UOB Indonesia.

    Halodoc adalah mitra UOB Indonesia dalam program UOB Heartbeat Global Virtual
    Run/Walk. UOB Indonesia juga menggandeng dua seniman alumni pemenang UOB Painting
    of the Year (Indonesia) untuk mendesain masker.

    Kedua seniman tersebut adalah Alvian Anta Putera (Most Promising Artist of The Year, 2017) dan Diana Puspita (Bronze Award, Emerging Artist Category, 2016).

    Desain masker eksklusif oleh Alvian sendiri meleburkan karakter karyanya dalam desain yang ia torehkan bersama dengan sebuah doa agar masyarakat tetap positif selama pandemi.

    Sosok kepala berbentuk kotak dengan animasi piksel yang mewakili gaya sang perupa menunjukkan ekspresi bahagia dalam menekankan dua buah pesan. Pertama, kebahagiaan ada di dalam diri sendiri walaupun dengan adanya pandemi yang berkepanjangan dan kedua, setiap orang akan tersenyum bahagia ketika pandemi ini telah usai.

    Selanjutnya desain masker eksklusif oleh Diana Puspita, yaitu menemukan inspirasinya dari fenomena kegiatan berkebun yang kian digandrungi masyarakat selama pandemi. Ia memadukan gaya seni semi-abstrak dengan kecintaannya pada bunga yang ia percayai dapat langsung menerangi ruangan dan memberikan ketenangan bagi mereka yang memandanginya.

    Dengan memasukkan unsur emosi dan keindahan tersebut ke dalam desain yang ia ciptakan, ia berharap semua orang yang mengenakan masker tersebut dapat menemukan pelipur lara, terutama pada masa-masa sulit seperti sekarang ini.

    Dionisius Nathaniel, selaku Chief Marketing Officer Halodoc menyampaikan pihaknya percaya bahwa unsur kreatif dalam desain masker ini akan menarik lebih banyak orang untuk memakai masker. “Kami menghargai upaya UOB Indonesia dan merasa terhormat dapat bekerja sama dalam inisiatif sosial yang kreatif ini.”

    Baca juga, Halodoc punya fitur Kalender Menstruasi, makin teratur catat periode menstruasi kamu!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR