Sambut perayaan Imlek, DANA hadirkan program XiapCuan

0
99
Program XiapCuan

Menyambut perayaan Imlek, Dana hadirkan program menarik, yaitu XiapCuan dengan berbagi angpao digital.

Tentunya, untuk paradiva yang merayakan Imlek di masa pandemi ini, kamu bisa membagikan angpao menggunakan fitur di aplikasi DANA dengan tetap menjaga protokol kesehatan, lho!

Ets, gak sampai disitu aja! Pasalnya DANA juga bakal memberi kesempatan untuk paradiva memperoleh banyak keuntungan serta manfaat yang dihadirkan oleh DANA.

Program DANA XiapCuan memanfaatkan salah satu fitur DANA yang paling digemari, yaitu transfer antar pengguna (P2P Transfer). Paradiva akan mendapatkan token untuk setiap transaksi yang berkaitan dengan Imlek.

Untuk mendapatkan token, paradiva harus melakukan pengiriman uang ke pengguna lain yang berbeda dengan maksimum 5 token per pengguna.

Paradiva hanya bisa menerima DANA Angpao dari token yang berasal dari program Imlek. Kamu juga dapat memanfaatkan DANA Angpao untuk mendapatkan hadiah yang telah disediakan seperti emas batangan hingga cashback, lho!

Vince Iswara, selaku CEO dan Co-Founder DANA mennyampaikan bahwa melalui program ini, DANA ingin mendorong budaya transaksi digital yang aman, mudah dan menyenangkan, sekaligus menjaga roda perekonomian rakyat tetap berjalan di tengah kondisi pandemi. Program ini juga bisa menjadi media berbagi dan gotong royong di mana pengunanya bisa memberikan angpao secara contacless dengan memanfaatkan fitur P2P Transfer secara real time.

“Kami berharap Program Imlek tahun ini bisa menjadi solusi bagi pengguna yang ingin berbagi ke sesama dan bisa sesukses tahun lalu yang mencatatkan pertumbuhan transaksi hingga 20 kali lipat,” ujarnya.

Vince menambahkan, secara umum, penggelaran program-program digital seperti DANA XiapCuan merupakan representasi dari makin membudayanya pemanfaataan teknologi digital di kalangan masyarakat luas.

Budaya ini makin menjangkau hampir semua segmen dan lini kehidupan. Pesatnya perkembangan teknologi yang ditunjang perluasan jaringan komunikasi data hingga ke pelosok daerah, serta tuntutan untuk beradaptasi di masa pandemi, menjadi alasan kian lekatnya teknologi digital dalam keseharian masyarakat.

Anyway, merujuk pada hasil studi berbagai lembaga survei internasi, teknologi digital diyakini dan direkomendasikan untuk bisa menjadi mesin pemulihan dari dampak pandemi Covid-19.

Salah satu lembaga tersebut, yaitu Bolton Consultant Group (BCG), bahkan memprediksi pembayaran digital makin diminati di Asia Tenggara dan meningkat hingga mencapai 84% pada 2025.

Prediksi tersebut tidak berlebihan jika melihat pencapaian dompet digital Indonesia, DANA, yang kini memiliki 50 juta pengguna dibandingkan tahun lalu 40 juta pengguna.

Baca juga, DANA ajak pengguna lindungi keamanan bertransaksi digital dan data pribadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here