Tokopedia dan pegiat usaha sepatu lokal usung gerakan ‘Bersebelas #MelangkahBareng’

0
238
Tokopedia

Mengusung gerakan ‘Bersebelas #MelangkahBareng, Tokopedia gandeng pegian usaha di industri fashion lokal khususnya sepatu, yaitu Never Too Lavish (NTL) bersama 10 pegiat usaha lokal lainnya.

Pada kampanye ini, Tokopedia bersama NTL berkolaborasi dengan 10 merek sepatu lokal lainnya, yaitu Patrobas, Pijakbumi, Fuse Concept, Nokha, Seji, Exodos, Ortuseight, FYC, Rafheoo dan Brodo.

Senior Lead Fashion Tokopedia, Aldhy Darmayo, mengatakan, “Upaya bersama ini ditujukan untuk mendukung para pegiat UMKM sepatu lokal mempertahankan bisnis dan lapangan pekerjaan di tengah pandemi sekaligus mendorong lebih banyak masyarakat memakai produk dalam negeri.”

Kolaborasi ini juga dilatarbelakangi antusiasme masyarakat dalam memenuhi kebutuhan fashion secara daring. Aldhy menambahkan, “Ada peningkatan transaksi pada kategori Fashion di Tokopedia yang mencapai hampir 2x lipat selama Desember 2020 jika dibandingkan dengan periode awal pandemi pada 2020. Transaksi produk sepatu juga meningkat hampir 2x lipat.”

Founder NTL, Bernhard Suryaningrat atau yang akrab disapa Abeng, menyampaikan, bahwa gerakan Bersebelas #MelangkahBareng ini adalah wujud dukungan terhadap sesama seniman dan pelaku industri lokal untuk bangkit bersama. Dengan pemanfaatan platform digital seperti Tokopedia, industri sepatu lokal diharapkan bisa lebih maju bahkan di tengah pandemi.

“Setiap bulan, kami akan merilis produk hasil kolaborasi bertajuk ‘Bersebelas Series’ yang bisa didapatkan masyarakat secara eksklusif di Tokopedia,” tambah Abeng.

Tokopedia pun mencatatkan apresiasi tinggi masyarakat terhadap sepatu lokal. Terlihat dari peningkatan transaksi salah satu pegiat usaha lokal, Nokha, mencapai hampir 2,5x lipat. Bahkan Brodo, contoh pegiat usaha lokal lainnya, mencatatkan peningkatan transaksi hampir 5,5x lipat.

Tokopedia melalui Aldhy di sisi lain berharap akan semakin banyak pihak yang lebih gencar berkolaborasi dalam membantu pegiat usaha di Indonesia, khususnya UMKM, terus berkontribusi memulihkan ekonomi. Mengingat UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB Indonesia.

“Sudah waktunya kita menjunjung lebih tinggi rasa bangga buatan Indonesia, sebuah kebiasaan yang dapat mendorong para UMKM bisa meraja di negeri sendiri, demi membawa perekonomian nasional yang lebih mandiri,” tutup Aldhy.

Baca juga, Usung Teknologi Geo-tagging, Tokopedia Luncurkan TokoMart

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here