Country Manager Zilingo Indonesia Beri 5 Tips untuk Perempuan #BreakTheBias

0
37
Country Manager Zilingo Indonesia
Melina Marpaung, Country Manager Zilingo Indonesia (foto: istimewa)

Gadgetdiva.id — Country Manager Zilingo Indonesia berbagi tips untuk perempuan yang ingin menjadi pemimpin perusahaan. Platform solusi bisnis satu atap ini memang ikut berpartisipasi dalam kampanye International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional dengan tema #BreaktheBias di era digital.

Sebagai platform digital yang berfokus pada layanan pengadaan kain dan produk fashion siap pakai, layanan pemasaran dan omnichannel, serta software digitalisasi pabrik, Zilingo siap membantu mendobrak stigma atas peranan perempuan yang ingin memiliki usaha atau ingin berkecimpung dalam dunia teknologi digital. Country Manager Zilingo Indonesia, Melina Marpaung mencoba memberikan tips-nya.

Country Manager Zilingo Indonesia

Hari Perempuan Internasional 2022 mengangkat tema Break The Bias. Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya stigma yang membuat perempuan sulit untuk maju dalam berkarir, baik disadari maupun tanpa disadari. Melalui tema Break The Bias ini, Hari Perempuan Internasional berharap bahwa nantinya para perempuan dari seluruh dunia bisa bersama-sama menghilangkan bias, stigma, diskriminasi, dan stereotip antar gender yang ada di sekitar kita.

“Sebagai permulaan, kita perlu mengubur kesalahpahaman bahwa perkembangan teknologi hanya dibangun oleh dan diperuntukkan bagi pria. Siapa pun, apa pun jenis kelaminnya, mereka sama-sama layak mendapat peran dan mendapatkan apresiasi tinggi selama memiliki keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan. Dalam industri yang didominasi oleh kaum muda dan laki-laki, banyak tolak ukur kesuksesan yang dipegang dan dibuat oleh laki-laki. Artinya, perempuan diharapkan untuk dapat bertindak dan memimpin sebagaimana rekan laki-lakinya untuk mengukir prestasi yang diakui. Namun, sebenarnya, perempuan membawa perspektif dan cara berbeda untuk menambahkan nilai dan kompetensi sehingga sejajar dengan laki-laki, terutama dalam industri teknologi dan digital,” ungkap Melina Marpaung, Country Manager Zilingo Indonesia.

Country manager zilingo Indonesia
Photo by Christiann Koepke on Unsplash

Sebagai pemimpin perempuan yang berkecimpung di dunia teknologi, digital, dan startup, Melina pun mengungkapkan beberapa tips #BreakTheBias bagi perempuan di era digital:

1. Edukasi yang tepat, kata Country Manager Zilingo Indonesia

Sering kali kita tidak menyadari bias dalam diri kita sendiri, sehingga edukasi jelas merupakan langkah nomor satu yang dapat kita ambil. Memberikan pelatihan dan pembelajaran tentang kesetaraan gender sangatlah penting guna membantu mencegah tindakan diskriminasi serta mendorong tumbuhnya pandangan akan pentingnya kesetaraan gender di tempat kerja.

2. Mengevaluasi proses perekrutan

Penelitian menyebutkan bahwa perusahaan yang memiliki keragaman gender yang tinggi cenderung lebih sukses. Untuk mencapai kesuksesan ini, kita dapat memulainya dengan menentukan strategi perekrutan di mana Anda dapat membuka peluang bagi kandidat dari latar belakang gender yang beragam. Hindari kalimat atau kata yang menimbulkan persepsi bias gender dalam deskripsi pekerjaan, lowongan kerja serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kandidat.

3. Pengambilan keputusan yang adil

Dalam mengambil keputusan dan membuat sebuah kebijakan, seperti promosi jabatan atau alokasi proyek, seorang pemimpin harus bersikap objektif dan tidak memandang gender. Jangan sampai membuat kesimpulan atau asumsi bahwa seorang pria akan lebih terampil dalam tugas X sementara perempuan akan unggul di tugas Y. Hal ini dapat dilakukan dengan menilai keterampilan dan kinerja serta menggunakan bukti kerja nyata dan data yang kuat.

4. Memeriksa struktur kompensasi

Menurut Data Laporan Perekonomian Indonesia tahun 2019, masih ada kesenjangan upah antar gender di Indonesia. Pekerja laki-laki di Indonesia mendapatkan pertumbuhan upah 6,04% per tahun, sementara pekerja perempuan hanya sebesar 4,96% per tahun. Inilah mengapa perusahaan perlu secara proaktif memeriksa dan mengevaluasi apakah struktur kompensasi mereka sudah adil dan dipertimbangkan berdasarkan pengalaman dan performa kerja dari masing-masing karyawan, apa pun gendernya.

5. Mendukung work-life-balance

Tuntutan yang dihadapi seorang perempuan bukan hanya pekerjaan melainkan juga peran sebagai ibu dalam mengasuh anak. Inilah mengapa dalam membangun kesetaraan gender dan menghancurkan stigma atau bias, fleksibilitas kerja dan work-life balance bagi karyawan juga dibutuhkan. Sebagai pemimpin, Anda dapat mengubah fokus perusahaan Anda berdasarkan pencapaian pekerjaan daripada waktu yang dihabiskan di kantor.

“Terlepas dari semua ini, hal terpenting adalah untuk selalu berani dan percaya bahwa perempuan pun memiliki kesempatan yang sama dengan pria. Selain itu, Zilingo sebagai platform B2B juga mendukung para calon pelaku usaha perempuan untuk dapat memulai usaha dan mengembangkan bisnis bersama Zilingo melalui rangkaian layanan yang kami miliki,” tutup Melina.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini