Zilingo punya layanan pinjam dana untuk modal usaha!

Paradiva sedang mencari modal untuk memulai atau mengembangkan bisnis? Nah, untuk memperoleh modal di era digital saat ini, beberapa marketplace menawarkan bantuan keuangan untuk kamu yang ingin memulai bisnis.

Salah satunya, platform Zilingo punya layanan bisnis yaitu B2B yang bertujuan membantu semua pedagang memperoleh dana atau modal untuk mengembangkan bisnis serta sudah perluas cabang lini bisnisnya ini.

Melalui layanan solusi bisnisnya, Zilingo bermitra dengan berbagai lembaga keuangan seperti penyedia layanan P2P, bank, dan perusahaan multi-finance untuk menawarkan bantuan keuangan kepada para pedagangnya.

Ade Yuanda Saragih, VP and Country Head, Zilingo mengatakan, “Zilingo percaya bahwa semua bisnis, apapun ukurannya, dapat mengembangkan bisnis mereka dan bahwa setiap label fesyen, baik besar atau kecil, harus memiliki peluang yang sama. Kami berharap lini bisnis B2B dari Zilingo dapat membantu semua pedagang memperoleh dana untuk mengembangkan bisnis mereka dan mencapai kesuksesan. ”

Ade melanjutkan bahwa keuntungan bagi bisnis yang menggunakan layanan finansial terintegrasi dari Zilingo adalah kemudahan untuk mengajukan pinjaman karena platform ini sudah memiliki rekam jejak transaksi yang dapat digunakan sebagai poin pendukung tambahan bagi mitra untuk dipertimbangkan.

Khusus bagi sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pemerintah juga telah menganjurkan pentingnya pertumbuhan inklusif dalam implementasi Industri 4.0 di Indonesia, agar mereka memiliki akses ke teknologi dan daya saing yang tinggi.

Berbagai lembaga keuangan yang sudah terbentuk juga siap untuk mendanai ide-ide bisnis yang berpotensi menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang. Dari lembaga konvensional hingga institusi teknologi keuangan terbaru, pelaku UMKM dan calon pebisnis untungnya kian dimudahkan dengan berbagai pilihan pinjaman modal.

Untuk paradiva yang butuh modal dalam memulai bisnis, selain program yang dihadirkan Zilingo dibawah ini merupakan metode untuk mendapatkan pinjaman modal yang sesuai dengan jenis usaha paradiva.

Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Opsi pertama yaitu program pembiayaan pemerintah untuk pebisnis yang membutuhkan bantuan modal usaha, yaitu program Kredit Usaha Rakyat (KUR). KUR bertujuan untuk membantu UMKM mendapatkan akses permodalan dari lembaga keuangan, baik swasta maupun pemerintah, dengan syarat mereka harus memiliki bisnis yang berkelanjutan tetapi belum bankable atau tidak dapat mengakses layanan perbankan.

Jumlah pinjaman yang disalurkan oleh program ini bervariasi untuk setiap orang, tetapi dapat menampung hingga Rp 500.000.000 dengan tingkat bunga yang cenderung lebih rendah sekitar 7% pertahunnya .

Selain itu pemerintah juga menyediakan subsidi melalui program ini dengan kisaran antara 5,5% hingga 14% dari jumlah pinjaman yang diberikan, sudah termasuk biaya imbal jasa penjaminan dan penagihan, lho!

Pinjaman dari bank

Paradiva juga bisa memilih alternatif ini dengan mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan atau lembaga lain seperti layanan pinjaman multiguna atau Kredit Tanpa Agunan (KTA).

KTA dapat menjadi opsi yang tepat bagi pelaku bisnis yang tidak memiliki jaminan bisnis tetapi dianggap memenuhi syarat oleh lembaga perbankan. Mengingat bahwa opsi ini memiliki risiko yang ringan bagi pihak peminjam, modal yang dapat ditawarkan oleh bank tidak bisa mencapai nominal yang kecil, yaitu kurang dari Rp 300.000.000 , dengan tingkat bunga yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, peminjam disarankan untuk mengambil jangka waktu peminjam yang lebih pendek. Mempertimbangkan kenyamanan dan kondisinya, opsi ini sangat cocok untuk paradiva yang mencari jumlah pinjaman yang tidak besar dan cukup untuk menopang bisnis atau memulai proyek kamu.

Layanan pinjam meminjam (P2P lending)

Selanjutnya ada solusi ketiga yang dapat dimanfaatkan oleh pebisnis yaitu pinjaman peer-to-peer (P2P) yang tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 113 perusahaan (per Mei 2019).

Opsi ini bekerja dengan menghubungkan peminjam dan pemberi pinjaman melalui layanan online, sehingga menghapuskan prosedur perbankan tradisional. Lembaga ini juga mendorong perusahaan penyedia layanan P2P untuk mengucurkan setidaknya 20% dari dana mereka ke sektor produktif.

Mengingat jumlah pengeluaran per akun yang tinggi hingga mencapai Rp2 miliar, layanan ini bisa menjadi opsi yang layak bagi mereka yang membutuhkan jumlah kredit tinggi tetapi dapat mengembalikannya dalam waktu singkat.

Nah, pastikan paradiva memilih program yang terpercaya dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan keamanan program karena perusahaan penyedia layanan P2P memiliki tingkat bunga yang relatif lebih tinggi, mencapai nilai maksimum 0,8% per hari.

Dengan penawaran diatas, paradiva bisa memilih alternatif mana yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan kamu, ya!

Bca juga, PermataBank gandeng Kredivo salurkan lini kredit 1 triliun rupiah

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.