Ternyata ini yang dilakukan emak-emak digital saat me time

Diva says – Belanja online bisa dibilang sudah menjadi aktivitas harian para ibu digital atau digital moms. Dijaman digital ini para ibu semakin mendapat beragam kemudahan, salah satunya lewat internet. Gak hanya mencari info seputar kesehatan dan tumbuh kembang anak, lewat internet para ibu juga bisa belanjakan kebutuhan keluarga secara online hanya sekali klik, semua beres!

Seberapa besar sih konsumsi belanja online bagi para digital moms?

Sebuah survei dilakukan kembali oleh TheAsianParent pada Desember 2017 lalu. Survei ini melibatkan lebih dari 1000 ibu di Indonesia, khususnya berusia antara 20-40 tahun dengan pendapatan di atas Rp3 juta, setiap bulannya di kota-kota besar seperti, Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Berdasarkan survei, 98 persen mengatakan bahwa mereka pengambil keputusan utama untuk pembelian keperluan rumah tangga mereka. Para digital moms ini umumnya memilih untuk berbelanja secara online. Selain mengindari kerepotan berbelanja diluar rumah, para digital moms bisa membandingkan harga dengan mudah juga berbelanja online pastinya menghemat waktu dan bisa dilakukan kapan aja dan dimana saja.

Digital moms terbilang menyukai kemudahan membandingkan kualitas barang melalui ulasan di internet, terutama di situs parenting. Melalui survei, sebanyak 94 persen responden melakukan pembelian setelah melihat rekomendasi online, dan 28 persen melakukan pembelian setelah melihat ulasan dari situs parenting.

Bicara tentang belanja online, digital moms pastinya memiliki kriteria untuk memilih platform. Biasanya mereka memilih platform e-commerce yang memiliki produk dengan harga terjangkau, penjual terpercaya, dan bebas ongkir. Di sisi lain peran ibu ini dituntut untuk lebih bijak dalam mengatur pengeluaran rumah tangga apalagi menyangkut keperluan anak. Kebutuhan anak menjadi faktor yang mempengaruhi ibu belanja online seperti baju anak dan produk anak.

Hal ini didukung berdasarkan survei sebanyak 46 persen ibu yang memiliki anak berusia 4 tahun ke atas akan mencari produk dengan harga diskon. Setelah harga, ibu baru akan mempertimbangkan keterpercayaan penjual dan adanya pelayanan pengiriman gratis.

Online shop yang jadi pilihan

Dari sekian banyak platform belanja online faktanya sebanyak 73 persen responden,  e-commerce Shopee menjadi pilihan utama digital moms nih. Toko online yang memiliki fitur pengiriman pesan di dalam aplikasi Shopee juga mengandalkan promo pengiriman barang secara gratis. Lanjut disusul Tokopedia sebanyak 54 persen, Lazada 51 persen, dan Instagram sebanyak 50 persen responden yang menggunakan platform untuk memudahkan belanja online mereka.

Kemudahan transaksi pembayaran juga mendukung pola belanja online para digital moms lho. Sebanyak 41 persen responden memilih melakukan pembayaran via ponsel mereka, tentunya kemudahan ini mendorong 73 persen para digital moms berbelanja online sebanyak 2-3 kali dalam sebulan dengan menghabiskan rata-rata Rp 100-300rb dalam transaksi pembayaran.

Dengan berkembangnya teknologi, para digital moms ini terbukti sangat terbantu menjalankan perannya sekaligus menikmati hiburan melalui berbelanja dimana aja dan kapan saja untuk meringankan aktifitas diluar rumah.

Me time atau waktu untuk diri sendiri bagi ibu memang menjadi kebutuhan untuk membantu mereka tetap sehat secara mental dan dapat memberikan lingkungan yang sehat dan positif juga bagi anak-anaknya. Namun dengan segala keterbatasan yang ada, terutama dalam hal waktu, membuat banyak ibu yang meluangkan me time dengan belanja online. Me time, karena seperti window shopping but less effort dibandingkan ke mall, dan juga menjadi ibu pintar karena mudah membandingkan harga dan kualitas yang akhirnya membantu mereka memilih yang terbaik bagi keluarga.” Ujar Nadya Pramesrani, M. Psi, Psikolog dari Rumah Dandelion.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan Kalangan Millennial Hadapi Transaksi Nontunai

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.