Monday, 25 January 2021

Netflix Berhasil Raih 200 Juta Pelanggan

Layanan streaming video Netflix telah berhasil meraih 200 juta pelanggan untuk pertama kalinya. Berkat jajaran serial televisi dan filmnya yang terus bertambah dan menarik...
More

    Latest Posts


    Baby Shark Jadi Video Paling Banyak Ditonton di Youtube Sepanjang Masa

    Video klip lagu Baby Shark menjadi video yang paling banyak ditonton di Youtube. Video dari lagu favorit anak-anak tersebut berhasil menyalip pemegan rekor sebelumnya, yaitu video klip Despacito oleh penyanyi Luis Fonsi.

     

    Gerakan kailnya yang menarik pada bagian “dooo doo doo doo doo doo” dan tarian ikan lainnya telah menjadi kegemaran semua penonton di dunia selama beberapa waktu. Terutama di rumah dengan anak-anak.

    Direkam oleh perushaan hiburan pendidikan Korea Selatan, Pinkfong, lagu tersebut kini telah diputar lebih dari 7.04 miliar kali. Lagu ini populer sebagai lagu api unggun di Amerika Serikat sejak tahun 1970-an, lalu lagu tersebut menjadi hit viral dengan interpretasi dari Pinkfong.

    Baby Shark dinyanyikan oleh penyanyi Korea-Amerika yang berusia 10 tahun, Hope Segoine dan video asli untuk Baby Shark teelah diunnggah pada 26 November 2015. Video pemecah rekor ini merupakan video kedua yang dirilis oleh Pinkfong pada 18 Juni 2016 dengan judul Baby Shark Dance.

    Video tersebut menampilkan dua anak yang menampilkan tarian rutin yang kini populer. Ada banyak variasa pada premis dasar dan sampul yang tak terhitung jumlahnya di Youtube. Tidak sepeerti kebanyakan sajak anak-anak yang lambat dan membantu anak-anak untuk tidur, Baby Shark dari Pinkfong adalah jenis tarian yang disukai anak-anak secara berulang dan pengulangan tersebut membantu video itu untuk mendapat banyak penonton.

    Lagu tersebut menampilkan keluarga hiu yang pergi berburu sekumpulan ikan. Sementara, versi bahasa Inggrisnya hanya mencantumkan anggota keluarga hiu, versi Korea menyatakan Moomy Shark “pretty”, Daddy Shark “Strong”, Grandma Shark “Kind” dan Grandpa Shark “Cool” ternyata telah dikritik karena liriknya mengandung seksis.

    Perusahaan induk Pinkfong, SmartStudy, digugat tahun lalu oleh penulis lagu Jonathan Wrgiht dengan alasan bahwa sementara akar dari “Baby Shark” adalah domian publik. Ia memegang hak cipta untuk versi turunan yang berbeda dan dilanggar oleh Pinkfong. Kasus ini masih dipertimbangkan oleh Komisi Hak Cipta Korea.

    Baca juga, Studi Kaspersky: Cara Menghadapi Anak dalam Bermain Game Online

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR