Anak di Makassar Diculik dan Dibunuh, KemenPPPA Minta Kominfo Usut Yandex

0
Foto: Ilustrasi Anak sedang bermain gadget.

Gadgetdiva.id — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyesalkan tindak pidana penculikan anak disertai pembunuhan berencana.  Mereka bahkan mengaku telah meminta Kementerian Kominfo dan Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap situs yang terlibat.

Diketahui, seorang anak berusia 11 tahun diculik dan dibunuh oleh dua orang remaja di Makassar. Keduanya tergiur informasi jual beli organ tubuh di situs asal Rusia, Yandex.
“Menurut penuturan pelaku, mereka tergiur dengan penawaran dari situs online jual beli organ tubuh. Menindaklanjuti informasi ini, kami meminta kominfo untuk melakukan pemeriksaan terhadap situs online tersebut,” ujar Bintang Puspa dalam keterangan resmi di situs KemenPPPA, kemarin.
Menurut Menteri Bintang, situs tersebut harus segera diperiksa agar kasus dengan indikasi jual beli organ tidak berulang kembali. Apabila hal itu benar kata dia, dipastikan sangat meresahkan dan membahayakan. Pasalnya, konten negatif mampu mempengaruhi anak-anak dalam konteks negatif.
Saat dikonfirmasi, pihak Kemenkominfo belum memberikan jawabannya.
Diketahui, bocah laki-laki berinisial MFS  diculik dengan modus iming – iming uang sebesar Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah), dengan cara awalnya membujuk korban untuk membersihkan rumah dengan dijanjikan upah. Korban diculik di halaman sebuah mini market di Kota Makassar, pada 8 Januari 2023. Setelah itu, korban tidak pernah kembali lagi dan ditemukan sudah tewas di bawah jembatan Kolam Regulasi Nipa-nipa Moncongloe, Kabupaten Maros.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini