Friday, 26 February 2021
[adrotate banner="3"]

GoPlay beri ragam tayangan hiburan seru yang bisa dinikmati, gratis!

Tidak hanya tayangan film dan serial, GoPlay berikan ragam tayangan hiburan seru yang bisa paradiva nikmati secara gratis tanpa biaya berlangganan lewat layanan streaming...
More

    Latest Posts

    [adrotate banner="4"]

    Lockdown COVID-19, pengiriman Smartphone menurun 12%

    Pengiriman Smartphone menurun 12 persen menjadi 1,2 miliar unit tahun di tahun 2020. Data tersebut diungkap oleh riset pasar IDC pada hari Rabu (3/6/2020) kemarin. Hal ini dipengaruhi oleh pengeluaran konsumen yang lebih rendah karena dampak ekonomi dari krisis COVID-19.

    Locdown COVID-19, tak hanya memengaruhi rantai pasokan bisnis, namun juga membuat para pembuat Smartphone seperti, Apple Inc dan Samsung Electronics Co Ltd menandai kenaikan finansial, namun juga menekan pengeluaran konsumen di seluruh dunia.

    Riset pasar IDC jug mengungkap bahwa meningkatnya pengangguran juga memengaruhi pengiriman Smartphone. “Lockdown nasional dan meningkatnya pengangguran telah mengurangi kepercayaan konsumen dan memprioritaskan kembali pengeluaran untuk barang-barang penting yang secara langsung berdampak pada penyerapan smartphone dalam jangka pendek,” jelas Sangeetika Srivastava, selaku analis riset senior IDC.

    Perusahaan Apple yang sempat menutup toko ritelnya di AS dan Eropa selama pandemi COVID-19, memberi diskon pada iPhone 11 di Cina. Mereka juga dikabarkan akan merilis seri SE terbaru mereka dengan harga yang rendah. Hal ini dilakukan dalam upaya menghadapi penurunan permintaan smartphone secara global.

    Selanjutnya, pada bulan April lalu, Firma riset TrendForce dapat memerkirakan produksi smartphone akan merosot sebesar 16,5% secara global pada kuartal Juni dari tahun sebelumnya. Penurunan ini akan diikuti dengan penurunan 10% dalam output di seluruh dunia pada kuartal Maret saat wabah COVID-19 dan memuncak di Cina sebelum menyapu Eropa dan Amerika Serikat.

    Sementara itu, pengiriman dari pabrik-pabrik Cina ke vendor naik 17% pada bulan April dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa tanda-tanda rebound awal permintaan domestik di pasar smartphone terbesar di dunia.

    Sedangkan, IDC memperkirakan Cina akan mengalami penurunan satu digit di tahun ini. Padahal saat ini, mereka telah memulai kembali sistem perekonomian dan membuka pabrik-pabrik telah memulai kembali operasinya. Perusahaan riset itu mengharapkan penyebaran 5G yang akan datang dapat membantu pemulihan pengiriman smartphone tahun depan. IDC juga menambahkan bahwa mereka tidak mengharapkan pertumbuhan untuk kembali sampai kuartal pertama 2021.

    Baca juga, penjualan smartphone menurun 20 persen secara global selama pandemi COVID-19

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR