Thursday, 21 January 2021

Studi menemukan Smartwatch dapat Mendeteksi COVID-19

Sebuah studi terbaru dari Warrior Watch yang telah disarankan menyatakan bahwa smartwatch sebenarnya memiliki kemampuan untuk mendeteksi apakah kita mungkin terinfeksi COVID-19 atau tidak,...
More

    Latest Posts


    Mengenal 5 Fitur sensor yang tersedia dalam Smartphone beserta fungsinya

    Smartphone kita memiliki banyak sensor yang hebat. Sejumlah sensor itu dapat mengatur beberapa aplikasi yang kita gunakan. Beberapa di antaranya adalah  GPS, Accelerometer, Gryroscope, Magnetometer dan Bometric Sensors.

    Lantas, apa saja fungsi dari sensor tersebut dalam aplikasi-aplikasi yang terdapat di ponselmu? Dilansir dari Gizmodo, berikut ulasannya.

    GPS

    GPS atau Global Poisitioning System Technology merupakan sebuah sensor dan aplikasi dalam dalam ponsel yang telah terkoneksi oleh satelit di ruang angkasa untuk mengetahui lokasi tempat kamu berpijak saat ini.

    Sensor dan aplikasi ini dapat digunakan tanpa paket data dalam smartphone. Itulah sebabnya kamu masih dapat melihat lokasi ponsel jika kehilangan sinyal. Meskipun peta yang ditampilkan buram dan memiliki resolusi yang rendah.

    Meskipun, GPS tidak menggunakan data, semua komunikasi dan penghitungan jarak ini dapat menguras bateraimu. Makanya, semua orang direkomendasikan untuk mematikan GPS.

    GPS bukanlah satu-satunya aplikasi ponsel yang dapat menunjukkan navigasi. Unit GPS modern di dalam ponsel sebenarnya menggabungkan sinyal GPS dengan data lain, seperti kekuatan sinyal untuk mendapatkan pembacaan lokasi yang lebih akurat.

    Accelerometer

    Accelerometer dapat mengendalikan pengindraan berbasis sumbu yang dapat ditemukan dalam aplikasi pelacak fitness. Sensor ini menjadi salah satu alasan mengapa smartphonemu dapat melacak langkahmu, bahkan jika kamu belim membeli perangkat wearable yang terpisah.

    Mereka juga dapat digunakan sebagai penunjuk arah handset yang dilengkapi dengan aplikasi augmented reality dan telah terhubung dengan aplikasi Snapchat.

    Seperti namanya, Accelerometer dapat mengukur akselerasi para penggunanya. Hal tersebut berarti peta yang terdapat dalam Snapchat dapat menempatkan mobil mainan lucu di sekitar bitmojimu yang dapat berubah saat kamu mengemudi. Sensor itu sendiri terdiri dari sensor lain, termasuk struktur kristal mikroskopis yang dapat mengetahui seberapa cepat ponsel kamu bergerak dan ke arah mana ia menunjuk.

    Gryroscope

    Gryoscope dapat membantu cara kerja accelerometer dengan memahami arah ponsel yang diorientasikan. Hal ini menambah tingkat presisi lain sehingga foto 360 derajat tersebut benar-benar terlihat mengesankan.

    Setiap kali kamu memainkan game balapan di ponsel untuk mengarahkan mobil atau motor, gryscope menajdi sensornya. Alat ini akan merasakan apa yang kamu lakukan setiap melewati belokan kecil dalam game balapan tersebut.

    Gryscope tidak hanya digunakan dalam smartphone, namun juga sensori ini digunakan dalam altimeter dalam pesawat terbang untuk menentukan ketingian dan posisi. Misalnya, untuk menjaga kestabilan kamera saat bergerak.

    Gryscope yang digunakan dalam smartphone adalah Micro-Electro-Mechanical Systems. Sensor ini pertama kali ditanamkan dalam iPhone 4 pada tahun 2010.

    Magnetometer

    Magnetometer merupakan serangkai sensor yang dapat mengukur medan magnet dan dengan demikian dapat memberi tahu kamu jalan mana ke arah utara dengan memvariasikan voltase keluarannya ke smartphonemu.

    Magnetometer terdapat dalam aplikasi Apple Maps dan Google Maps. Alat tersebutlah yang bekerja untuk menentukan arah naik peta yang seharusnya. Aplikasi ini juga mendukung aplikasi kompas.

    Magnetometer juga ditemukan dalam detektor logam. Pasalnya, mereka dapat mendeteksi logam magnetik. Hal tersebutlah yang menjadi penyebab kamu bisa mendapatkan aplikasi detektor logam untuk smartphonemu.

    Biometric Sensors

    Biometric Sensors merupakan sensor yang menjalankan fingerprint yang digunakan untuk membuka homescreen ponselmu. Ada tiga jenis sensor yang mengendalikan finger print, yaitu optik (pemindaian dengan kapasitor elektronik) dan ultrasonil (pemindaian dengan gelombang suara). Untuk hasil terbaik, ultrasonik menjadi opsi yang dapat digunakan pada ponsel yang lebih murah.

    Sensor-sensor ini tidak bekerja secara mandiri, alat tersebut dibantu oleh manufaktur yang mengerahkan berbagai trik dan algoritma perangkat lunak yang berbeda untuk membantu cara kerja fingerprint seakurat mungkin.

    Baca juga, keunggulan chipset gaming Helio G35 & G25 terbaru milik mediatek

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR