Monday, 14 June 2021
More

    Latest Posts


    Oppo akan meluncurkan aplikasi video pendek untuk perluas ekspansi online

    Oppo akan meluncurkan aplikasi video pendek baru. Vendor smartphone terbesar kelima di dunia ini dapat mendorong ekspansinya secara online dengan 350 juta pengguna aktifnya di seluruh dunia.

    Oppo saat ini menjadi salah satu vendor smartphone terbesar urutan kelima di dunia. Perusahaan itu berencana untuk meluncurkan aplikasi video pendek akhir tahun ini. Mereka bertaruh pada ratusan juta pengguna perusahaan untuk mendorong ekspansi ke layanan online.

    “Selain produk perangkat keras, kami juga bertujuan untuk memberikan layanan kepada konsumen.” kata Jimmy Yi, selaku presiden Oppo Asia-Pasifik dalam wawancara videoconference awal bulan ini yang dilansir dari South China Morning Post.

    Yi mengindikasikan perusahaan bahwa mereka mulai menawarkan toko aplikasi, gaming center dan layanan browser di beberapa pasar di luar Cina. Salah satunya adalah Indonesia.

    “Kami akan meluncurkan layanan video pendek kami di paruh kedua tahun ini,” kata Yi. Ia menyatakan Sejauh ini belum ada detail yang diberikan. Pasalnya, inisiatif ini baru saja dimulai.

    “Layanan internet akan menjadi penting bagi bisnis kami.. karena 5G [peluncuran jaringan di seluruh dunia] terus berkembang,” tambahnya.

    Oppo kemungkinan akan menjadi vendor smartphone besar pertama yang akan menawarkan aplikasi video pendek sendiri. Aplikasi ini akan menjadi aplikasi bawaan pada perangkatnya. Nantinya para konsumen di seluruh dunia dapat menikmatinya.

    Menurut komentar yang dibuat oleh perwakilan mereka, pembuat smartphone Android Cina, Huawei Technologies dan Vivo belum ada yang memiliki rencana serupa.

    Waktu peluncuran aplikasi ini datang bersamaan dengan TikTok yang saat ini sedang berada dalam pertempuran hukum melawan pemerintahan Trump. Trump telah menekan pemilik aplikasi ByteDance untuk menjual operasinya di as karena maalah keamanan nasional.

    Dengan keberadaan TikTok yang berada di garis bidik Washington, sejumlah aplikasi saingannya berlomba-lomba merebut posisinya di berbagai pasa luar negeri. Termasuk India dan AS.

    Platform lain seperti Byte, Likee dan Triller yang terakhir diunggah oleh kampanye Presiden AS Donald Trump dengan video berdurasi 15 detik minggu lalu.

    Oppo memiliki skala untuk menghadirkan aplikasi video pendek sendiri ke basisi penggunanya dan dioptimalkan untuk smartphone, menurut Neil Shah, mitra dan wakil presiden di Counterpoint Research.

    “Oppo adalah salah satu dari lima merek teratas di industri smartphone dan memiliki hampir 350 juta pengguna aktif secara global,” kata Shah. “Ini bisa menjadi cara bagi Oppo untuk mendoron kekakuan dalam bisnis penggunanya, terutama karena beberapa negara ekonomi besar ingin melarang TikTok.”

    Perusahaan riset Counterpoint, International Data Corp dan Calays masing-masing menempatkan Oppo sebagai vendor ponsel pintar terbesar kelima di dunia pada kuartal kedua dengan pangsa pasar global sekitar sembilan persen. Merupakan peringkat di belakang Huawei, Samsung Electronics, Apple dan Xiaomi Corp.

    “Saya yakin Xiaomi adalah satu-satunya merek [ponsel pintar Andorid] yang memiliki stategi layanan dan akan hampir meluncurkan layanan

    serupa,” kata Shah.

    Namun, ia mengindikasikan bahwa Oppo dapat membuat layanan video pendeknya menjadi platform yang lebih horizontal dan mempromosikannya di perangkat lain.

    Di luar pasar Android, Apple adalah contoh utama vendor smartphone yang telah menjadi pemain internasional utama dalam layanan online. Penjualan di segmen layanan Apple yang menawarkan layanan seperti iCloud dan Apple Music naik menjadi 14,8 persen menjadi 13,16 miliar dolar AS di kuartal Juni.

    Baca juga, Oppo Reno4 adakan Exhibition di Bandung

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR