Sunday, 17 January 2021

Generasi Ke-3 iPhone SE akan diluncurkan Bulan April

Bagi kamu yang merupakan penggemar iPhone SE, sebelumnya telah dilaporkan bahwa Apple tidak akan menyegarkan perangkat secepat ini. Kita telah mendengar bahwa ponsel tersebut...
More

    Latest Posts


    Teknologi AI ini bisa deteksi COVID-18 dari suara batuk

    Seorang peneliti dari MIT telah mengembangkan teknologi AI yang dapat mengenali suara batuk dari orang yang mengidap COVID-19, meskipun mereka tidak memiliki gejala. Caranya adalah dengan mengembangkan banyak jaringan saraf yang dapat membedakan perubahan halus yang megnindikasikan efek virus corona baru.

    Satu jaringan saraf mendeteksi suara yang terkait dengan kekuatan vokal. Sementara, yang lain mendengarkan keadaan emosional yang mencerminkan penurunan neurologis, seperti meningkatnya frustasi atau “flat affect”.

    Sedangkan, jaringan ketiga dapat mengukur perubahan kinerja pernapasan. Dengan menggunakan algoritme yang memeriksa degradasi otot, yaitu batu yang lebih lemah dan algoritme tersebut memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kesehatan seseorang.

    Dilansir dari Engadget, Teknologi AI tersebut sangat akurat dalam pengujian awal. Setelah tim melatih modelnya pada puluhan ribu sampel batuk dan dialog, teknologi tersebut mengenali 98,5% batuk dari orang dengan kasus COVID-19 yang dikonfirmasi. Hal ini mengidentifikasi 100% orang yang tampaknya asimtomatik juga.

    Ada batasan yang jelas. Teknologi AI ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis orang yang bergejala karena mereka mungkin memiliki kondisi lain yang menghasilkan perilaku serupa. Meskipun cukup mampu,  kamu tidak ingin menggunakan ini untuk keputusan pasti apakah kamu terinfeksi atau tidak.

    Teknologi ini bukan latihan teoritis. Para ilmuwan sedang mengembangkan aplikasi “ramah pengguna” yang dapat digunakan sebagai alat penyaringan virus. Kamu mungkin hanya perlu batuk-batuk ke ponsel kamu setiap hari untuk menentukan apakah aman bagi kamu untuk pergi keluar.

    Para peneliti bahkan menyarankan bahwa teknologi ini dapat mengakhiri pandemi jika alat tersebut seallu mendengarkan di latar belakang, meskipun alat ini merupakan “jika” yang besar karena kemungkinan akan menimbulkan masalah privasi.

    Baca juga, Cara Cerdas Merawat Baterai Smartphone

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR