Sony Resmi Luncurkan Kamera Cinema Line FX3

0
535

Sony resmi meluncurkan kamera F3 (model ILME-FX3) di Indonesia hari Jum’at (30/4) lalu. Kamera tersebut menjadi kamera paling ringan dan ringkas dari Cinema Line.

Kamera FX3 memiliki sederet fitur dan teknologi luar biasa dengan sistem pengoperasian terbaru. Pasalnya, kamera ini memberikan pengalaman sinematik menakjubkan dan sangat cocok digunakan oleh para videografer muda yang menekuni genre dokumenter, musik dan komersial.

“Industri perfilman kini semakin berkembang, begitu juga dengan kebutuhan para kreator untuk menghasilkan karya. Melihat kebutuhan dan perkembangan tersebut, kami berupaya untuk terus mendukung industri perfilman dunia dengan menghadirkan perangkat dengan teknologi terdepan melalui spesifikasi tingkat tinggi yang kami hadirkan dalam kamera full-frame FX3. Kami tidak sabar melihat para kreator bereksplorasi mewujudkan imajinasi visual mereka dan menghasilkan karya yang luar biasa,” ujar Kazuteru Makiyama, selaku President Director PT Sony Indonesia. 

Kamera terbaru FX3 akan segera tersedia di Indonesia pada bulan Juni 2021 dengan harga Rp59.999.000. Pembelian secara pre-order telah dapat dilakukan mulai tanggal 30 April – 30 Mei 2021 di seluruh Sony Authorized Dealer.

Untuk pembelian dalam masa pre-order, konsumen akan mendapatkan paket spesial senilai hingga Rp8.800.000 berupa satu buah kartu memori 160GB CFexpress Type-A dan dua buah baterai NP-FZ100. Penawaran ini tersedia dalam jumlah yang terbatas.

Sebagai tambahan dari Cinema Line Sony, FX3 menghadirkan tampilan sinematik dan pengoperasian serta keandalan profesional dalam satu perangkat yang menjawab kebutuhan para kreator muda yang mencari cara baru untuk mengekspresikan visi kreatif mereka. Model terbaru ini memberikan kualitas gambar dan kegunaan menkjubkan untuk pengambilan gambar berskala kecil dan sendiri.

Kamera FX3 menawarkan performa fokus kelas atas, stabilisasi gambar optik, didesain untuk perekaman secara handheld dan pembuangan panas yang terdepan untuk waktu perekaman yang lebih lama. Semua ini dibalut dalam bodi yang ringkas dan ringan, memberikan performa serta mobilitas untuk memenuhi permintaan para kreator konten yang saat ini terus meningkat.

Kamera FX3 memiliki teknologi sensor gambar dari Sony yang terkemuka di industri untuk mencapai pemrosesan berkecepatan tinggi dan kualitas gambar yang luar biasa. Sensor CMOS Exmor R™ back-illuminated full-frame dengan 10.2 megapiksel (perkiraan efektif) diperhitungkan untuk perekaman film (dan 12.1 megapiksel efektif untuk still) dan mesin pengolahan gambar BIONZ XR bekerja sama untuk memastikan sensitivitas tinggi dengan noise rendah.

Rentang ISO standar dari kamera ini adalah 80 hingga 102.400 (dapat ditingkatkan hingga 409.600 saat merekam film) dan dynamic range-nya sangat lebar, yaitu 15+ stop.

Menanggapi kebutuhan yang semakin berkembang akan kedalaman yang lebih ekspresif, Kamera FX3, bersama dengan kamera Cinema Line FX9 dan FX6, memungkinkan pengguna untuk menciptakan tampilan sinematik tanpa pasca-produksi menggunakan S-Cinetone. Berdasarkan dengan colour science yang terinspirasi dari kamera VENICE andalan Sony, S-Cinetone menghadirkan mid-tone natural, warna lembut dan highlight halus yang penting untuk tampilan sinematik.

Lebih lagi, kamera FX3 memungkinkan para kreator untuk membuat film dengan perekaman 4K hingga 120 frame per detik. Pencitraan slow-motion yang sangat halus (hingga 5x) pada resolusi QFHD (3840 x 2160) dengan autofokus memberikan kemampuan ekspresif baru pada kamera ini.

Kamera Cinema Line yang paling ringkas dan ringan ini sangat ideal untuk melakukan perekaman menggunakan genggaman tangan (handheld shooting), gimbal dan pemasangan pada drone. Kamera ini beratnya hanya 715 gram, sudah termasuk baterai dan kartu memori.

Bodi kamera ini memiliki tinggi 77,8 mm dengan lebar 129,7 mm dan kedalaman 84,5 mm – tanpa tonjolan. Grip kamera ini telah didesain dengan teliti untuk memberikan fleksibilitas, stabilitas dan kenyamanan yang optimal untuk pengambilan gambar dengan durasi panjang.

Didesain untuk mobilitas dan efisiensi, bodi kamera FX3 memiliki 5 thread hole (1/4-20 UNC) untuk memasang aksesori yang kompatibel dengan mudah, namun tetap terasa ringan untuk pengambilan gambar secara handheld, membuatnya mudah dibawa dan dipasang.

Unit pegangan XLR yang sudah tersedia dapat terpasang dengan aman ke bodi kamera melalui Multi Interface Shoe tanpa memerlukan alat khusus juga telah dilengkapi dengan 3 thread hole tambahan untuk aksesoris: dua di bagian atas dan satu di bagian ujung. Monitor Eksternal, alat perekam, penerima mikrofon nirkabel, perlengkapan aksesori shoe (cold shoe plate), atau tambahan lainnya dapat terpasang dengan aman.

Untuk mengaktifkan audio berkualitas tinggi, unit pegangan XLR dilengkapi dua input audio XLR/TRS ke FX3. Dengan mikrofon XLR opsional, data audio digital dapat ditransfer ke kamera untuk kualitas audio yang luar biasa.

Format perekaman audio, termasuk perekaman 4-channel 24-bit telah tersedia pada pengaturan kamera. Selain itu, kamera ini menawarkan pengaturan yang mudah karena adaptor XLR telah terintegrasi dengan pegangan (handle) dan tidak memerlukan kabel atau baterai tambahan.

Kamera FX3 menawarkan Fast Hybrid autofocus (AF) dengan menggunakan sistem focal plane phase-detection 627 titik selama perekaman film. Kamera ini semakin ditingkatkan dengan Touch Tracking (Real-time Tracking) di mana hanya dengan menyentuh subjek yang diinginkan pada layar monitor, fokus otomatis dan pelacakan pada subjek tersebut akan memulai.

Fokus yang tepat dan halus dipertahankan dengan Real-time Eye AF – teknologi yang mengarahkan mata bahkan pada saat subjek melihat ke bawah atau ke atas pada sudut yang curam. Selain itu, sebagai respon dari masukan para pengguna profesional, fitur AF lainnya juga telah tersedia dan disempurnakan, termasuk AF Transition Speed, AF Subject Shift Sensitivity, kontrol intuitif dan dukungan AF saat pemfokusan manual.

Fitur AF ini telah diimplementasikan di FX3 untuk memastikan pemfokusan yang stabil, fleksibel dan tepat pada situasi apapun, serta mudah digunakan untuk pengambilan gambar tunggal.

FX3 juga memiliki 5-axis optical in-body image stabilization – sangat efektif untuk pengambilan gambar secara handheld. Unit stabilisasi dengan ketepatan tinggi dan sensor gyro memungkinkan untuk menyediakan Mode Aktif yang didedikasikan untuk pembuatan film dalam setiap format, termasuk 4K.

Stabilisasi gambar dalam bodi artinya stabilisasi efektif dapat tercapai dengan berbagai lensa, termasuk lensa E-mount yang tidak memiliki stabilisasi sendiri. Lebih lagi, kamera FX3 merekam metadata stabilisasi gambar yang dilakukan dengan penyesuaian lebih mudah saat pasca-produksi menggunakan Catalyst Browse/Prepare.

Baca juga, Tiga Lensa G Terbaru Dari Sony Resmi Meluncur di Indonesia 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here