HUAWEI Luncurkan MatePad T10 Kids Edition, Bantu Orang Tua Didik Anak Cerdas Digital

0
134
MatePad T8 Kids Edition
Foto: Huawei

Huawei MatePad T10 Kids Edition baru saja diluncurkan dengan harga Rp. 2.899.000. Perangkat ini ditujukan untuk membantu orang tua dalam mendidik anak mereka di era digital ini agar mereka dapat memahami konsep sehat dari teknologi digital sejak dini.

Dengan didasari pula oleh program presiden, yakni Percepatan Transformasi Digital Nasional, literasi digital merupakan kunci untuk memperisapkan diri dalam menghadapi masa depan. Huawei Matepad T10 Kids Edition sendiri hadir untuk memberikan solusi dalam setiap skenario yang dirancang khusus untuk anak-anak.

“Kami menyadari bahwa di setiap tahapan usia perkembangan anak, penting bagi orang tua untuk dapat menerapkan batasan waktu dan juga memperkenalkan konten yang sehat untuk anak. Oleh karena itu, HUAWEI MatePad T10 Kids Edition menyediakan fitur Parental Assistant dan Kids Corner, yang memungkinkan orang tua untuk menetapkan batasan yang jelas antara aplikasi, gambar, dan video apa yang cocok untuk anak-anak mereka,” ujar Patrick Ru, selaku Country Director Huawei CBG Indonesia. 

Perangkat Huawei T10 Kids Edition dilengkapi dengan Kids Corner. Yaitu, tampilan yang dirancang khusus untuk anak-anak dan menampilkan berbagai ekstensi aplikasi yang sesuai bagi anak.

Sementara, dari segi konten, Huawei bermitra dengan Azomee dan BabyBus untuk meluncurkan dua aplikasi eduasi terkemuka, yaitu Azoomee dan baby Panda World. Orang tua dapat dengan mudah menemukan ratusan aplikasi untuk anak dari usia 3-6 tahun, seperti aplikasi edukasi matematika, pembelajaran bahasa, coding dan hiburan melalui Huawei AppGallery.

Huawei MatePad T10 Kids Edition juga dilengkapi dengan banyak konten edukasi yang disesuaikan untuk anak-anak, seperti yang disarankan oleh psikolog anak, orang tua dianjurkan memiliki kendali penuh atas konsumsi konten anak-anak mereka. Perangkt ini juga menawarkan fitur keamanan sehingga orang tua tidak perlu khawatir.

Melalui fitur Kids Profile, orang tua dapat mengakses riwayat pengguna anak, sehingga memungkinkannya untuk memantau waktu penggunaan dan aplikasi yang digunakan selama periode waktu tertentu. Orang tua juga dapat mengatur waktu penggunaan, aplikasi dan konten lain yang dapat dilihat pada Kids Corner.

Dalam merancang tablet ini, Huawei menghadirkan desain dengan bentuk yang mudah untuk dibawa kemanapun, serta Kids Case dan Stylus Pen yang dirancang khusus untuk anak-anak. Tablet ini merupakan pilihan terbaik untuk melayani kebutuhan menonton video, bermain game, menggamba dan fotografi bagi anak-anak.

Produk ini tersedia dalam ukuran layar 10 inci dengan bagian belakang logam yang besar dan membuat perangkat ini lebih mudah digenggam. Pada bagian belakang dirancang dengan permukaan melengkung 3D sehingga mudah untuk digenggam.

Huawei juga menyediakan Kids Case untuk perangkatnya ini. Produk tersebut terbuat dari silikon yang ramah lingkungan serta menawarkan perlindungan menyeluruh bagi anak-anak.

Tabelet ini dilengkapi dengan fitur pelindung mata profesional yang mendapat sertifikasi low-blue-light TÜV Rheinland untuk menyaring cahaya biru berbahaya secara efektif dan mampu mencegah kelelahan. Membentuk kebiasaan baik dalam menggunakan gadget kepada anak-anak, tablet ini juga dilengkapi dengan Posture Alert, yaitu sensor gravitasi dan algoritma internal yang dapat mendeteksi posisi penggunanya, seperti berbaring.

Fitur ini akan akan meminta pengguna untuk menyesuaikan posisi duduk yang sesuai. Juga, ketika tablet ini mendeteksi getaran, fitur Bumpy Road Alerts akan mengingatkan anak untuk menggunakannya dalam keadaan stabil sehingga anak akan memiliki kebiasaan yang lebih baik. 

“Kami berharap produk terbaru dari Huawei Tablet untuk anak-anak ini akan membantu orang tua dalam membangun hubungan yang sehat antara anak dan teknologi. Juga, mengembangkan kemampuannya anak menjadi pribadi yang lebih kompeten dan cerdas,” ujar Patrick.

Huawei Matepad T10 Kids Edition sendiri diperkenalkan pertama kali oleh Huawei di Indonesia pada 16 Juni 2021 lalu. Peluncuran ini dihadiri oleh millenial parents Ario Pratomo dan Nucha Bachri, serta Roslina Verauli, seorang psikolog keluarga dan anak.

Pada peluncuran tersebut, Roslina Verauli menjelaskan pentingnya peran orang tua dalam memperkenalkan teknologi kepada anak-anaknya.

“Secara ekologi dan kultur, teknologi digital sudah menjadi keharusan bagi seorang anak. Orang tua harus memahami peranan mereka dalam memperkenalkan teknologi kepada anak mereka dan membentuk kemampuan adaptifnya. Orang tua diharuskan untuk bisa memanfaatkan teknologi dan kehadiran gadget yang aman dapat membantu anak untuk menjadi cerdas secara digital,” jelas Roslina Verauli. 

Rosllina juga menjabarkan bahwa kemampuan anak untuk menguasai digital menjadi tantangan sehari-hari bagi anak dan orang tuanya. Kesalahan umum yang dilakukan orang tua adalah kemampuan mengatur waktu penggunaan layar untuk anak mereka.

“Seringkali yang mereka lakukan adalah antara memberikan gadget tanpa pengawasan atau tidak memberikannya sama sekali. Jenis perilaku ini dapat mempengaruhi hubungan yang tidak sehat antara anak-anak dan teknologi karena orang tua harus bisa memahami kebutuhan anak-anaknya,” ungkapnya. 

Anak usia < 18 bulan disarankan menggunakan gadget untuk keperluan video call dan berinteraksi dengan keluarga. Sementara untuk anak usia 18 – 24 bulan, program-program berkualitas untuk ditonton bersama orang tua sangat dianjurkan. Bagi anak usia 2 – 5 tahun, menurut American Academy of Pediatrics, mereka diizinkan memiliki waktu menggunakan gadget 1 jam per hari menggunakan gadget yang aman dan konten yang berkualitas. Sedangkan untuk anak usia > 6 tahun, fungsi gadget adalah hiburan dan pendidikan. Melihat hal ini, orang tua didorong untuk menerapkan pola disiplin dengan memberikan batasan waktu harian bagi anak.

Baca juga, Snapchat Hadirkan Lensa Cartoon 3D

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here