Strategi Xiaomi dan Poco Makin Berbeda di 2022

0
204
xiaomi redmi 10c

Strategi Xiaomi dan Poco akhirnya makin memperjelas diferensiasi di antara keduanya. Mulai dari segmentasi sampai sejumlah strategi untuk tumbuh bersama. Jika Xiaomi ingin menjadi produsen smartphone flagship, Poco lebih ingin menjadi brand teknologi lifestyle trendsetter nomor 1 di Indonesia.

Dikatakan Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, dalam strategi Xiaomi di 2022, perusahaannya akan melanjutkan komitmen untuk menghadirkan produk high-end untuk pasar Indonesia setelah tahun 2021 hadir dengan produk terbaik dari smartphone maupun AIoT seperti Mi 11, Mi 11 Ultra, RedmiBook 15, dan Xiaomi Pad 5.

Strategi Xiaomi
Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse. 

Begitu pula rencana untuk menghadirkan pengalaman baru ritel melibatkan produk AIoT sebagai edukasi kepada konsumen tentang manfaat dari gaya hidup pintar.

“Ada empat strategi utama Xiaomi untuk Indonesia pada tahun 2022 sebagai smart choice bagi Xiaomi Fans yaitu memperkuat portofolio produk high-end, menghadirkan pengalaman ritel AIoT, memastikan pemisahan merek Xiaomi dan Poco, serta memperkuat pasar regional,” kata Alvin.

Baca juga: Kilas Balik Xiaomi Indonesia di 2021

Memperkuat pasar regional adalah strategi Xiaomi yang dijalankan pada tahun 2022 ini, dengan meningkatkan kehadiran ritel di lebih banyak tempat sehingga makin mudah mendapatkan produk smartphone maupun AIoT. Begitu pula jaringan purna jual sehingga makin mudah untuk mendapatkan layanan yang memanjakan pengguna. Tidak ketinggalan lebih banyak orang yang akan direkrut untuk menggarap pasar daerah.

Sepanjang tahun 2021, Xiaomi meraih sejumlah pencapaian seperti menghadirkan produk high-end termasuk kategori baru produk AIoT berupa laptop dan tablet, memperkokoh kehadiran ritel dengan 400+ Xiaomi Store meliputi Xiaomi Shop, serta 4000+ Xiaomi Preferred Partner di seluruh Indonesia. Begitu pula dengan layanan purna jual meliputi 400 titik servis di seluruh Indonesia yang akan memudahkan pengguna.

Pencapaian paling bersejarah tentunya adalah menjadi brand smartphone nomor 1 di Indonesia pada Q2 2021 dengan pangsa pasar 28 persen serta pertumbuhan paling pesat yakni 112 persen year-on-year. Pencapaian-pencapaian ini menjadi momentum bagi Xiaomi untuk melaju kencang pada tahun 2022.

Poco dan Strateginya

Meski terpisah dari Xiaomi, Poco malah menjadi salah satu brand smartphone yang cukup menarik untuk dilirik. Tahun lalu mereka kerap menghadirkan desain-desain eksklusif dan bekerja sama dengan komunitas maupun influencer ternama untuk menancapkan brand di tanah air. Langkah ini dianggap berhasil sehingga berbagai inisiatif tersebut akan dilanjutkannya di 2022.

Andi Renreng, Head of Marketing Poco Indonesia.

“Di tahun 2022 ini kami memiliki strategi yang agresif untuk menjadi brand teknologi lifestyle trendsetter No. 1 di Indonesia; termasuk meningkatkan pertumbuhan basis penggemar, semakin banyak kolaborasi dengan mitra strategis dan Poco Icon, menambah jumlah POCO Store, hingga menjangkau lebih banyak komunitas,” ujar Andi Renreng, Head of Marketing Poco Indonesia.

Poco akan meneruskan komitmennya untuk menghadirkan berbagai produk berperforma ekstrem dalam harga ekstrem yang ditujukan untuk target penggunanya yang unik, yaitu Gen Z dan Milenial yang memiliki passion tinggi dan memiliki karakter beda, berani, dan menginspirasi bagi orang-orang di sekitarnya.

Sepanjang tahun 2022, Poco akan menghadirkan lebih banyak produk-produk ekstremnya yang mendobrak pasar smartphone Tanah Air, mulai dari seri M di kelas entry-level, seri X yang merupakan kelas xtreme performance, hingga seri F sebagai kelas flagship dari Poco.

Memperluas jangkauan dan semakin memperkenalkan brand Poco ke lebih banyak audiens merupakan misi utama Poco di tahun 2022 ini. Poco juga akan menggandeng lebih banyak mitra-mitra dan komunitas subculture yang merupakan target audiens utama. Begitu pula dengan memperluas jaringan Poco Store di seluruh Indonesia dan juga meningkatkan basis penggemar dari berbagai segmen, mulai dari Poco Community, mitra-mitra strategis, komunitas subculture, media, tech-enthusiasts, Poco Icon, dan pihak-pihak terkait lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini