Review Samsung Galaxy A03 Core, Hardcore Buat Pengguna Pemula

0
2405
Galaxy A03

Gadgetdiva.id — Review Samsung Galaxy A03 Core sebagai rekomendasi untuk para pemula pengguna smartphone. Ponsel ini memiliki desain yang cukup keren jika dilihat dari cover bodi belakang, dan saat ditelusuri bagian dalamnya, sepertinya cocok untuk dijadikan daily driver untuk yang baru pertama kali menggunakan smartphone.

Begitu banyak smartphone yang diperkenalkan di tahun lalu. Meskipun lebih banyak porsi publikasi untuk smartphone flagship namun tidak berarti vendor melupakan entry level. Makanya, kami mencoba melakukan review Samsung Galaxy A03 Core untuk memberikan rekomendasi apakah smartphone ini layak untuk dimiliki.

review samsung galaxy a03 Core

Harganya hanya kisaran Rp1 jutaan. Para pengguna smartphone di level ini biasanya adalah mereka yang baru ingin menggunakan smartphone, termasuk anak-anak sekolah, orang tua, dan mereka yang baru mendapatkan jaringan 4G di daerahnya.

Lalu bagaimana smartphone ini bisa jadi andalan para pengguna baru smartphone? Kita simak review Samsung Galaxy A03 Core yang sudah dijajal Gadgetdiva selama beberapa pekan.

Desain Samsung Galaxy A03 Core

Samsung mengerti, smartphone dengan harga terjangkau harus memiliki desain yang menarik juga. Makanya, meski bodi belakang terbuat dari plastik, Samsung menambah ornamen untuk mempercantik. Beratnya sekitar 211 gram dan sangat kokoh saat dipegang. Yang terpenting, tidak ada sidik jari tertinggal di bodi belakang, tahan goresan, plus saat dipegang tidak terkesan licin meski tangan berkeringat.

review samsung galaxy a03 Core

Di bagian bawah ada tulisan Samsung. Sedangkan di bagian atas ada lingkaran cukup besar untuk tempat kamera, lengkap dengan lampu flash LED di bawahnya. Ada guratan-guratan di sebagian bodi belakang, tepatnya di sisi kamera. Di bagian bawah ada lima lubang untuk speaker, bersanding dengan port charger dan lubang earphone. Di sisi kanan ada tombol volume bersanding dengan tombol aktivasi. Di seberangnya ada slot simcard.

Ketebalan perangkat sekitar 9,1mm dengan sudut lengkung bodi kiri dan kanan yang membuatnya nyaman. Jangan berharap ada sensor sidik jari karena tak ada di smartphone ini.

Layar

review samsung galaxy a03 Core

Menggunakan waterdrop notch, dimensinya kini mencapai 6,5 inci, dengan resolusi HD+ dan bezel cukup tipis. Layar dari Galaxy A03 Core menggunakan panel berjenis PLS TFT, rilisan Samsung yang saturasinya setara dengan IPS. Saat di luar ruangan, naikkan kecerahan layar sedikit untuk bisa melihat tampilan konten di layar.

Ada baiknya menggunakan pelindung layar tambahan untuk menghindari goresan di layar atau membuat layar tetap kinclong. Pasalnya, Samsung tidak memberikan proteksi tambahan pada layar. Bahkan tak ada soft case untuk melindungi bodi Samsung Galaxy A03 Core ini.

Kamera Samsung Galaxy A03 Core

review samsung galaxy a03 Core

Samsung Galaxy A03 Core dibekali dengan satu sensor kamera pada bodi belakangnya. Resolusinya 8MP f/2.0, mendukung autofokus dan dilengkapi lampu kilat. Sementara di depan, terdapat kamera 5MP f/2.2 untuk kebutuhan swafoto. Mode kameranya pun sangat sederhana, hanya ada foto, video dan pengambilan panorama.

review samsung galaxy a03 Core

review samsung galaxy a03 Core

review samsung galaxy a03 Core

Wajar saja kalau belum ada mode lainnya seperti potret, mode malam atau opsi menambahkan watermark pada setiap foto. Kamera smartphone dengan harga sejutaan memang masih tergolong oke. Dynamic range tentu sangat terbatas, dan detail bakal langsung berkurang ketika sumber cahaya tak banyak seperti kondisi indoor.

Warna foto yang dihasilkan cenderung hangat, termasuk pada kamera depannya. Overall, tak bisa dibilang “sekadar objek terlihat” saja, tapi juga bukan yang terbaik di kelasnya. Begitu pula dengan perekaman videonya, meski sudah bisa sampai 1080p 30fps, namun tentu belum dilengkapi dengan EIS.

review samsung galaxy a03 Core

Sedikit poin yang bisa saya apresiasi adalah kecepatan untuk ambil foto sesaat setelah menekan tombol shutter. Plus pintasan Quick Launch dengan menekan tombol power dua kali. Dengan begitu, pengguna tak bakal kelewatan momen yang tiba-tiba datang, berkat software yang optimal.

Baca juga: The Kardashian Bisa Bikin Negara Baru

Performa

Mengingat performa chipset pada smartphone murah lebih terbatas, yakni Unisoc SC9863A octa-core 28nm, Samsung memutuskan untuk gunakan One UI berbasis Android 11 Go edition pada Samsung Galaxy A03 Core. Dengan begitu, fitur-fiturnya lebih terbatas, namun setidaknya tampilan antarmuka masih mirip. Dengan ikon besar dan peletakan tombol yang pas.

One UI adalah tampilan UI yang paling mudah digunakan untuk beragam kalangan, sehingga mereka yang baru pakai Android untuk pertama kalinya bakal bisa menyesuaikan dengan cepat. Jumlah bloatware juga relatif sedikit, dan fitur seperti dark mode juga masih tersedia.

Ada juga fitur khusus yang memudahkan pengguna untuk bersihkan file tak terpakai, supaya memori lebih lega. Dan menjadi salah satu diferensiasi dari smartphone terjangkau lain, Samsung Galaxy A03 Core mengusung triple slot SIM dengan dukungan kapasitas microSD sampai 1TB.

Baterai

Layar besar pada Samsung Galaxy A03 Core juga diimbangi dengan kapasitas baterai besar. Dengan 5,000 mAh, smartphone ini sangat bisa diandalkan untuk pemakaian satu hari penuh. Tentunya jika penggunaan lebih ringan, bisa capai dua hari pemakaian, tanpa perlu menyentuh sumber listrik.

Ya, meski masih pakai fabrikasi 28nm, konsumsi dayanya tergolong irit. Port-nya sendiri masih pakai microUSB, dan adapter bawaan pabrikan hanya memiliki output daya kurang dari 8 watt. Alhasil, proses pengisian daya bisa mencapai 3 jam.

Gimana, review Samsung Galaxy A03 Core ini cukup erguna? Intinya, meski harganya Rp1 jutaan, smartphone ini memiliki performa yang bisa diandalkan, baik dari sisi desain maupun daya tahannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini