Oppo F11 vs Samsung A50, bersaing di baterai dan kamera

Diva says – Saat Oppo memperkenalkan F11, dengan harga Rp3,5 juta, kita sudah tahu ke arah mana peruntukkan smartphone ini. Ya, kelas menengah. Pesaingnya? Tentu saja banyak. Salah satunya dari Samsung, yakni A50.

Keduanya memang bersaing cukup ketat di ranah smartphone kelas mid-end. Keduanya sama-sama berada di range harga Rp3 jutaan. Spesifikasi dan desain juga sepertinya tidak jauh berbeda. Namun bagi kalian yang belum pernah memegangnya, pasti bingung, mana yang terbaik di antara keduanya.

Gadgetdiva tidak bermaksud untuk membuat komparasi yang njelimet. Kalau kamu punya uang sebesar itu, kami akan memberikan apa saja perbedaan jelas yang ada di keduanya, sebelum akhirnya kamu benar-benar akan membelinya.

oppo f11 samsung a50

Pertama dilihat dari sisi desain saja dulu. Kasat mata, bodi A50 memang cukup ringan saat digenggam ketimbang Oppo F11. Namun warna bodi belakang yang bergradasi menambah kesan elegan di Oppo F11, ketimbang A50 yang terlihat biasa, sampai terlihat bahan plastik yang dikenakan, meski mengkilat. Bodi plastik mengkilat inilah yang kadang kurang bisa ditolerir karena GD tangannya berminyak, dan suka nempel di bodi belakang ponsel. Butuh ekstra bersih agar bodi belakang A50 tetap kinclong.

Kalau pakai Oppo, biasanya diberikan casing jelly di dalam kemasannya untuk menutup bodi belakangnya, tapi Samsung hampir tak pernah memberikan asesoris tambahan untuk pelindung bodi, di setiap kemasan produknya.

Dari sisi layar, ukuran besarnya hampir sama, hanya beda 0,13 inci lebih besar Oppo F11. Resolusi yang diusung pun sama, 2340×1080 piksel dan aspek rasio 19,5:9. Namun Oppo memiliki layar Full HD sedangkan A50 mengusung Super AMOLED.

Perbedaan cukup jelas di layar terlihat pada bentuk notch. Oppo mengusung waterdrop, poni di atas layar yang mirip dengan tetesan air. Sedangkan A50 memiliki notch berbentuk bulat. Kedua notch sama-sama berfungsi sebagai ‘rumah’ dari kamera depan. Perbedaan lainnya adalah untuk perlindungan layarnya OPPO F11 memakai Corning Gorilla Glass 5, sedangkan Galaxy A50 dilapisi Corning Gorilla Glass 3.

Kamera merupakan hal yang sangat diperhitungkan bagi para penggemar smartphone di tanah air. Nah, perbedaan kamera sangat jelas di antara Oppo F11 dan A50. Kamera belakang OPPO F11 dilengkapi dengan sensor 48MP dan bukaan diafragma sebesar F1.79. Bersama dengan lensa 6P, kamera tersebut dikatakan dapat mendeteksi lebih banyak cahaya ketika mengambil foto dalam kondisi minim cahaya, untuk mendapatkan  gambar yang lebih detail.
Untuk kamera depannya, OPPO F11 memakai sensor 16 MP yang dilengkapi AI beauty. Oppo lebih memfokuskan kamera untuk foto malam hari dan foto portrait.

Sedangkan A50 Sementara itu Samsung Galaxy A50 memiliki pendekatan yang berbeda. Jika OPPO F11 lebih fokus pada kualitas foto portrait dan malam hari, maka Galaxy A50 lebih menyukai foto pemandangan. Hal ini terlihat dari tiga kamera belakang yang mencakup lensa utama 25MP, lensa ultra wide 8MP (sudat pandang 123 derajat), dan sensor Bokeh 5MP.

Untuk urusan performa, Oppo F11 ditenagai oleh chipset Mediatek Helio P70 dengan kecepatan hingga 2,1Ghz. Secara teknis, prosesor ini dapat mengubah pemrosesan single-thread menjadi pemrosesan multi-threaded. Sehingga  meningkatkan kinerja pemrosesan sekaligus mengurangi konsumsi daya. Sedangkan Samsung Galaxy A50, ponsel ini ditenagai oleh chipset Exynos 961 dimana ini pertama kalinya diterapkan di ponsel Galaxy. Dibangun pada proses fabrikasi 10nm, chipset kelas menengang besutan Samsung ini menggunakan arsitektur octa-core. Keempat inti Cortex A73 yang memiliki clock speed 2.3GHz.

Pada sektor penyimpanan sudah tersedia 4GB dengan memori internal 128 GB di Oppo F11, sedangkan Samsung A50 memiliki varian RAM 4GB + ROM 64GB dan RAM 6GB + ROM 128

Urusan baterai, Oppo F11 lebih besar dengan 4020 mAh, dilengkapi juga dengan fitur VOOC fast charging versi 3.0 yang bisa mengatur tegangan tinggi sewaktu melakukan charging, yang bisa mengisi penuh baterai kurang dari 2 jam. Sedangkan A50 kapasitas baterainya 4.000 mAh dengan fitur fast charging 15 watt, bisa mengisi daya dengan penuh dalam kurun lebih dari 2,5 jam lamanya.

Nah, dari perbandingan ini, kalian sudah bisa menentukan, mana yang kira-kira sesuai dengan kebutuhan kamu kan?

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.