Meta Luncurkan Sistem Login Virtual Reality Baru

0
50
Meta
Foto: Reuters

Gadgetdiva.id — Meta dikabarkan meluncurkan sistem login virtual reality terbaru. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Mark Zuckerberg dalam sebuah posting Facebook pada Kamis (7/7) lalu.

Perusahaan pemilik Facebook ini membawa sistem login reality terbaru mereka dengan memodifikasi cara pengguna masuk ke headset virtual reality. Mundur dari perubahan sebelumnya untuk meminta akun dari aplikasi Facebook andalam perusahaan di perangkat sambil mempertahankan link ke koneksi sosial di sana.

Meta sendiri akan meluncurkan “Meta accounts” baru pada bulan Agustus mendatang. Berita ini dikabarkan langsung oleh Mark Zuckerberg selaku Chief Executive Facebook melalui sebuah posting pada hari Kamis lalu.

Meta
Foto: Graphix Dusseldorf

Raksasa media sosial tersebut mengumumkan rencana untuk menghapus persyaratan login Facebook tahun lalu. Setelah, reaksi dari pengguna yang sebelumnya mengakses headset menggunakan akun terpisah darai Oculus, perusahaan realtias virtual yang diakusisi Meta. Dimana saat itu dikenal sebagai Facebook pada tahun 2014.

Struktur sistem login ke perangkat VR terbaru dari Meta

Berdasarkan struktur login baru, akun Meta akan mengontrol akses tingkat perangkat dan mengelola pembelian aplikasi. Sementara, profil Meta Horizon akan mewakili kehadiran sosial pengguna dalam realitas virtual. Yakni, dengan nama pengguna dan avatar terkait, menurut perusahaan dalam sebuah posting blog.

Pengguna juga akan memiliki opsi untuk menghubungkan profil mereka dalam Accounts Center Meta. Dimana akan mengintegrasikan koneksi sosial yang ada dari Facebook, Instagram atau Messenger ke dalam pengalaman realitas virtual mereka.

Meta

Menurut juru bicara Meta yang dikutip dari Reuters, bagi akun yang tidak ditambahkan ke Accounts Center, Meta hanya akan emnggabungkan data pengguna pada seluruh aplikasi untuk menghitung pengguna. Sekaligus, menegakkan aturan keamanan.

Dalam sebuah memo minggu lalu, kepala produk Chris Cox menyinggung perubahan tersebut. Dimana ia sebut sebagai Project Smile dan mengatakan akan “menerima kontinuitas di seluruh metaverse,” menurut salinan posting yang dilihat oleh Reuters.

Meta sendiri telah mendorong untuk mengintegrasikan akun dan produk lain di seluruh “keluarga aplikasi”. Yang mana memberi pengguna fungsionalitas lintas aplikasi sekaligus memungkinkan perusahaan untuk mengondisikan data terkait perilaku mereka di lingkungan yang berbeda.

Meta mengumumkan rencana untuk menyatukan struktur pesannya di seluruh aplikasi pada 2019 dan akhir tahun. Termasuk meluncurkan layanan pembayaran yang saat ini disebut sebagai Meta Pay, memungkinkan pengguna bertransaksi melalui Facebook, Meseenger, Instagram dan WhatsApp.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini