Samsung Galaxy Z Flip, Flex Mode-nya bakal diadopsi banyak vendor

Samsung akhirnya meluncurkan Galaxy Z Flip, sebuah smartphone lipat yang sangat fleksibel. Smartphone ini dibanderol sekitar US$1400 atau setara Rp19 jutaan. Apa sih menariknya?

Satu-satunya yang paling menarik dari layar ini, bagi para Gen Z adalah layarnya yang bisa dilipat ke atas sehingga layar bawah bisa digunakan sebagai penopan. Artinya, tak perlu tongsis untuk membuat smartphone itu bisa merekam dari kejauhan. Apalagi untuk bermain TikTok, tinggal buka cangkangnya, lalu taruh saja di meja.

Baca juga: Cara membuat gambar GIF dari video YouTube

Layar yang terpisah ini juga bisa digunakan untuk memisahkan dua layar yang terbuka sekaligus. Namanya Flex Mode. Nah, Google rupanya tertarik dengan fitur ini dan ingin menyematkannya di ponsel berbasis Android lainnya.

Menurut The Verge, Samsung telah bekerja sama dengan Google untuk mengembangkan Flex Mode lebih keren lagi. Google mengklaim, banyak vendor yang berkomitmen untuk meletakkan Flex Mode di perangkat mereka.

Yang perlu diingat, Flex Mode berbeda dengan Split Screen. Ini jelas-jelas disebut Google bukan implementasi ulang dari teknologi lama. Jika Split Screen membuka dua aplikasi sekaligus di satu layar, Flex Mode justru membuat layar itu terbelah menjadi dua segmen yang lebih kecil sehingga kedua layar menampilkan fungsi dan fitur yang sama.

Misalnya, di layar atas kamu bisa membuka aplikasi Youtube. Namun di layar bawah kamu bisa membaca komen atau mencari konten lain yang lebih menarik.

Namun belum bisa dipastikan apa perangkat yang sudah berkomitmen dengan Flex Mode ini.

Yang jelas, Z Flip memiliki ukuran layar 6.7-inch full-HD (1080 x 2636 pixels, 21.9:9, 425ppi) Dynamic AMOLED Infinity Flex. Di bagian luar ada layar kecil berukuran 1.1-inch Super AMOLED display dengan resolusi 112 x 300 pixels  dan kerapatan 303ppi.

Di dalamnya dibekali dengan prosesor 7nm octa-core dengan 8GB RAM dan 256GB penyimpanan internal.

POnsel ini memiliki kamera ultra-wide 12MP dengan f/2.2, 1.12um pixel size and 123 derajat. Ada juga 12MP wide-angle kamera dengan aperture f/1.8 aperture dan 1.4um pixel. Sedangkan di bagian depan ada kamera dengan sensor 10MP dan aperture f/2.4, 1.22um pixel dan bisa memotret wide-angle 80 derajat.

Sedangkan daya tahan baterainya dibekali kapasitas 3300 mAh dengan fast charging yang didukung power cord dan wireless PowerShare. Ponsel ini berjalan dengan sistem operasi Android 10.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.