Monday, 1 March 2021
[adrotate banner="3"]

Nikmati Promo Menarik Kopi Soe lewat Kampanye ShopeePay Mantul Sale

Kopi Soe merupakan salah satu kedai kopi lokal yang sedang naik daun di Indonesia. Kedai ini menyajikan satu rasa terbaik dari pilihan bahan baku...
More

    Latest Posts

    [adrotate banner="4"]

    Permen susu kelinci ini ternyata dinyatakan haram

    Ada banyak spekulasi tentang apakah permen susu kelinci atau White Rabbit ini dianggap halal atau haram. Untuk menjawab keraguan sejumlah masyarakat muslim, permen susu White Rabbit ini dikirim untuk pengujian oleh Departemen Kimia Nasional setelah tuduhan yang dibuat oleh Departemen Agama (Kemenag) Malaysia sebelumnya pada bulan Mei 2019 lalu.

    Giant White Rabbit – CHOP SUEY CLUB

    Dikutip dari laman Worldofb, wakil Menteri di Departemen Perdana Menteri, Fuiziah Salleh, merilis pernyataan kepada TV Al Hijrah yang mengumumkan bahwa permen Kelinci Putih yang sangat dicintai itu bersertifikat HARAM.

    Kementerian mengklaim bahwa mereka telah menguji permen White Rabbit dan memastikan bahwa itu mengandung protein babi. JAKIM menindaklanjuti dengan pengujian yang baru-baru ini menemukan jejak DNA babi dan sapi.

    Permen White Rabbit merupakan topik yang tidak pasti bukan hanya bagi banyak Muslim Malaysia tapi juga banyak muslim di Indonesia. Hal ini dikarenakan, permen White Rabbit trsebut diketahui berasal dari Cina, diimpor ke Malaysia oleh perusahaan yang berbasis di Kuala Lumpur.

    Namun, untuk di Indonesia sendiri belum ada pernyataan resmi baik dari LPPOM maupun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Karena sebelumnya permen White Rabbit belum pernah mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI.

    Sebelum Malaysia, pemerintah Brunei juga lebih dulu melebeli halal karena ditemukannya kandungan DNA babi pada proses pembuatan permen susu White Rabbit, statusnya sebagai permen halal selalu dipertanyakan karena perusahaan tidak pernah bergerak untuk mengajukan sertifikasi halal.

    Selain dari tuduhan Kemenag, JAKIM dilaporkan membuat mosi untuk menanyakan tentang produk tersebut setelah rumor status haramnya mulai beredar online.

    Desas-desus ini muncul setelah otoritas agama Brunei secara resmi menyatakan permen susu tersebut tidak halal. Menteri Urusan Islam Sarawak, Abdul Rahman Junaid, mengatakan sekitar waktu yang sama di bulan Mei pada tahun 2019 lalu bahwa permen itu tidak memiliki logo halal. Namun, dirinya mengatakan pernyataan resmi akan dirilis setelah status permen dikonfirmasi.

    Sementara permen susu ini tersedia di gerai-gerai tertentu di Malaysia, kementerian telah memperingatkan konsumen Muslim untuk menghindari produk buatan China tersebut. Sayangnya, untuk di Indonesia sendiri, permen susu ini masih dijual bebas di pasaran.

    Baca juga, 5 lagu untuk temani kamu cuci tangan 20 detik di era New Normal

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR