Thursday, 29 July 2021
More

    Latest Posts


    Penjelasan Twitter terkait fitur Replies pada pembaruan aplikasi iOS

    Pembaruan fitur replies pada aplikasi Twitter untuk iOS menyatakan bahwa platform tersebut sekarang memungkinkan pengguna untuk membatasi siapa saja yang dapat membalas tweet mereka. Pembaruan tersebut dibawa pada hari Rabu (5/8).

    Namun, ternyata perusahaan tidak sengaja telah membocorkannya. Twitter telah bereksperimen dengan fitur replies ini sejak Mei dan kemarin mendorong pembaruan ke versi iPhone dari aplikasi selulernya yang menunjukkan fitur tersebut akan diluncurkan secara lebih luas.

    Seorang juru bicara Twitter yang dilansir dari The Verge, menyatakan bahwa mereka secara tidak sengaja membawa catatan rilis yang salah. Sebenarnya, pembaruan fitur replies tersebut tidak akan diluncurkan secara lebih luas untuk saat ini.

    “Pada bulan Mei, kami menguji cara baru untuk mengobrol dengan siapa yang kamu inginkan, sehingga kamu dapat membuat dan menggunakan perubahan yang lebih bermakna,” tulis mereka pada teks pembaruan di App Store. “Sekarang, semua orang dapat mencoba fitur baru ini dan memilih siapa yang dapat membalas tweet mereka.”

    Seorang juru bicara Twitter mengatakan kesalahpahaman itu karena beberapa catatan rilis yang diluncurkan secara tidak sengaja dan bahwa kemampuan untuk membatasi balasan pada tweet saat ini tidak tersedia untuk semua orang.

    Tidak jelas apakah fitur tersebut telah diperluas dengan cara apapun yang berarti dengan pembaruan terbaru, Twitter nampaknya masih menguji pembatasan balasan sebelum fitur tersebut tersedia untuk lebih banyak pengguna.

    Jika kamu memiliki akses, pengguna dapat menggunakan fitur tersebut hanya dengan mengetuk kotak di atas keyboard saat membuat tweet yang bertuliskan Everyone can reply. Mereka kemudian dapat memilih di antara tiga opsi: semua orang datapt membalas tweet mereka, hanya orang yang mereka ikuti yang dapat membalas dan hanya roang yang mereka sebut yang dapat membalas. Memilih satu opsi tidak menjadikannya sebagai default untuk tweet di masa mendatang.

    Baca juga, Twitter bakal blokir link yang sebarkan hate speech dan konten kekerasan

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR