Wednesday, 27 January 2021

Kredivo prediksi paylater bakal naik daun di 2021

Saat ini Paylater di Indonesia kian menjadi primadona di tengah masyarakat. Pasalnya berdasarkan studi dari Coherent Market Insights, pasar “Paylater” global diperkirakan akan tumbuh...
More

    Latest Posts


    Pinterest hadirkan Story Pins, Fitur Stories versinya sendiri

    Layaknya media sosial yang lain, Pinterest akhirnya memiliki fitur Stories-nya sendiri. Fitur dinamakan Story Pins. Berbeda dari platform lainnya, fitur ini nampaknya dibuat khusus untuk content creator.

    Pinterest kali ini membawa serangkaian fitur baru mirip Instagram. Perusahana memperkenalkan dua fitur baru untuk para creator yang ingin memilki kehadiran yang lebih permanen pada platformnya. Yaitu, fitur Story Pins dan Creator Profiles yang memungkinkan influencer untuk memamerkan karya mereka sendiri.

    Dilansir dari Endgadget, Story Pins yang tersedia untuk sekelompok pembuat konten tertentu. Meskipun sangat mirip dengan fitur stories di platform lain. Dalam fitur tersebut pengguna dapat memposting foto dan video vertikal dengan teks overlaid dan narasi pengisi suara.

    Story Pins
    Source: Endgadget

    Tidak seperti jenis pin lainnya yang terdapat dalam platform, Story Pins tidak perlu ditautkan kembali ke situs web lain. Selain itu, fitur ini juga tidak dibuat singkat.

    Selanjutnya, Creator Profiles memungkinkan influencer untuk menyorot proyek yang mereka lakukan melalui Story Pins. Jadi, bukan hanya konten yang telah mereka sematkan. Sementara, pengguna yang mengikuti creator dapat berkomentar dan beraksi terhadap story yang mereka unggah.

    Pinterest memperkenalkan creator profile khusus untuk influencer. Ia menjadi salah satu platform sosial terakhir tanpa ruang khusus untuk video vertikal, jadi memang masuk akal jika Pinterest ingin mengadopsi formatnya.

    Source: Engadget

    Pasalnya, banyak upaya kreatif yang bisa dikaitkan pengguna dengan Pinterest. Contohnya adalah resep, kerajinan, dekorasi yang cocok untuk video yang dibuat oleh para content creator.

    Misalnya, seorang blogger makanan mungkin ingin menawarkan tampilan di balik layar pada resep baru mereka. Sementara, penggemar olahraga mungkin ingin memamerkan kegiatan mereka.

    Pada saat yang sama, sulit untuk membayangkan bahwa influencer akan memilih Pinterest daripada Youtube, Instagram atau TikTok. Dimana di sana mereka dapat memonetisasi videonya secara langsung di Youtube, menambah followers di Instagram atau membuat video viral lebih cepat dengan bantuan algoritma layaknya di TikTok.

    Akan tetapi, Story Pins dapat menawarkan dorongan kepada content crator yang usdah mapan pada pasar mereka. Meskipun perusahaan untuk saat ini tidak menawarkan alat monetisasi secara langsung, namun Story Pins dilengkapi dengan analitik. Jika creator ingin mencapai kesepakatan merek mereka sendiri dan memungkinkan mereka untuk mengarahkan traffic mereka kembali ke blog atau toko online.

    Yang belum jelas adalah apakah atau kapan Pinterest berencana untuk menyediakan fitur tersebut bagi semua pengguna bukan hanya untuk para creator yang dapat menarik lebih banyak audiens.

    Perusahaan ini secara historis telah mengambil pendekatan yang lebih berhati-hati dalam hal misinformasi dan masalah lainnya sehingga peluncuran yang lambat bukanlah hal yang mengejutkan.

    Baca juga, Instagram mudahkan pengguna Edit Reels

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR