Monday, 19 October 2020

Huawei P40 Pro+, P40 Pro, dan nova 7 tersedia di Huawei Mobile Service (HMS)

Melalui toko aplikasi Huawei Mobile Service (HMS) dan AppGallery yang dihadirkan Huawei dapat membantu paradiva mencari beragam aplikasi yang kamu butuhkan serta perangkat mobile,...
More

    Latest Posts

    Foto OOTD makin epic pakai fitur kamera di Oppo Reno4 F!

    Selama masa pandemi ini, paradiva bisa menghasilkan konten kreatif di rumah dengan mengandalkan fitur kamera di perangkat Oppo Reno4 F, lho! Semisal membuat foto-foto...

    Hidup sehat lewat kompetisi olahraga lari di JOOX Virtual Race

    Bertajuk “JOOX Virtual Race”,  JOOX bersama dengan aplikasi Gerak menghadirkan kompetisi olahraga lari dan sepeda unik yang bakal berlangsung pada tanggal 1–30 November mendatang. JOOX...

    Samsung Soundbar HW-Q950T, ini teknologi di balik inovasi audionya

    Samsung menghadirkan inovasi audio Soundbar HW-Q950T untuk paradiva yang ingin memiliki suara yang sempurna untuk mengimbangi tontonan favorit di TV. Perangkat soundbar milik samsung...

    GrabAssistant bantu Jutaan Pedagang Pasar Tradisonal di Tengah Pandemi

    Dalam rangka membantu usaha mikro dan tradisonal semasa pandemi, Grab memberi inovasi baru dengan menyediakan layanan GrabAssistant sejak bulan Juni lalu. Layanan ini telah...

    Ekosistem Seperlima Negara di Dunia akan Hancur, Indonesia Aman

    Sebuah analisa dari perusahaan asuransi Swiss Re menunjukkan bahwa seperlima negara di dunia berisiko alami ecosystem collapse atau kehancuran ekosistem. Hal ini dipengaruhi kerusakan satwa liar dan habitatnya.

    “Layanan” alami seperti makanan, air, udara bersih serta perlindungan banjir telah dirusak oleh aktivitas manusia. Hmm, apa saja negara-negara tersebut? Simak ya, ulasannya!

    Dilansir dari The Guardian, lebih dari separuh PDB global – 42 Triliun Dollar AS bergantung pada keanekaragaman hayati yang berfungsi tinggi, menurut laporan tersebut. Akan tetapi, risiko pada titik kritis ecosystem collapse terus meningkat.

    Negara-negara termasuk Australia, Israel dan Afrika Selatan berada di dekat bagian teratas indeks riisko dari Swiss Re terhadap keanekaragaman hayati dan jasa ekosistem.

    Begitu pula dengan India, Spanyol dan Belgia yang ikut disorot. Akibatnya, negara-negara dengan ekosistem yang rapuh dan sektor pertanian yang besar seperti Pakistan dan Nigeria juga terkena imbasnya.

    Sementara, untuk negara-negara termasuk Brazil dan Indonesia memiliki wilayah ekosistem utuh yang luas, namun memiliki ketergantungan ekonomi yang kuat pada sumber daya alam. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya bagi kedua negara ini untuk melindungi tempat-tempat bagi margasatwa mereka, menurut Swiss Re.

    “Seperlima negara yang mengejutkan secara global berada pada risiko kehancuran ekosistemnya karena penurunan keanekaragaman hayati dan layanan bermanfaat terkait,” kata Swiss Re, salah satu perushaan reasuransi terbesar di dunia dan kunci utama industri asuransi global.

    “Jika penurunan jasa ekosistem terus berlanjut [di negara-negara berisiko], kamu akan melihat kelangkaan yang semakin kuat, hingga titik kritis,” kata Oliver Schelske, penulis utama penelitian.

    Jeffery Bohn, kepala peneliti dari Swiss Re berkata, “Hal ini adalah indeks pertama untuk pengetahuan kami yang mengumpulkan indikator keanekaragaman hayati dan ekosistem untuk dibandingkan di seluruh dunia, dan kemudian secara khusus menautkan kembali ke ekonomi tersebut.”

    Indeks tersebut dirancang untuk membantu perusahaan asuransi dalam menilai risiko ekosistem ketika menetapkan premi untuk bisnis, namun Bohn mengatakan indeks tersebut dapat digunakan lebih luas karena “memungkinkan bisnis dan pemerintah untuk memasukkan keanekaragaman hayati dan ekosistem ke dalam pengambilan keputusan ekonomi mereka”.

    PBB mengungkapkan pada bulan September bahwa pemerintah dunia gagal memenuhi satu target untuk membendung hilangnya keanekaragaman hayati dalam dekade terakhir. Sementara itu, ilmuwan terkemuka memperingatkan pada tahun 2019 bahwa manusia berada dalam bahaya akibat percepatan penurunan sistem pendukung kehidupan alami Bumi. Lebih dari 60 pemimpin nasional baru-baru ini berjanji untuk mengakhiri kehancuran tersebut.

    Di antara negara-negara ekonomi terkemuka G20, Afrika Selatan dan Australia dipandang paling berisiko, dengan China ke-7, AS ke-9 dan Inggris ke-16.

    Alexander Pfaff, seorang profesor kebijakan publik, ekonomi dan lingkungan di Duke University di AS berkata, “Masyarakat, dari lokal hingga global dapat melakukan lebih baik ketika kita tidak hanya mengakui pentingnya kontribusi dari alam – seperti yang dilkaukan indeks ini – tetapi juga pertimbangkan hal itu dalam tindakan kita, pribadi dan publik.”

    Pfaff mengatakan bahwa penting untuk dicatat bahwa dampak ekonomi dari degradasi alam dimulai jauh sebelum ekosistem runtuh. Ia juga menambahkan, “Menamai masalah mungkin setengah dari solusi, [namun] separuh lainnya mengambil tindakan.”

    Swiss Re menyatakan negara berkembang dan maju beresiko kehilangan hayati. Kelangkaan air, misalnya, dapat merusak sektor manufaktur, properti dan rantai pasokan. Bohn juga mengatakan bahwa sekitar 75 persen aset global tidak diasuransikan.

    Sebagian karena data yang tidak mencukupi. Ia juga mengatakan indeks dapat membantu mengukur risiko seperti kehilangan tanaman dan banjir.

    Baca juga, Virus COVID-19 dapat bertahan di layar ponsel selama 28 hari

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    Foto OOTD makin epic pakai fitur kamera di Oppo Reno4 F!

    Selama masa pandemi ini, paradiva bisa menghasilkan konten kreatif di rumah dengan mengandalkan fitur kamera di perangkat Oppo Reno4 F, lho! Semisal membuat foto-foto...

    Hidup sehat lewat kompetisi olahraga lari di JOOX Virtual Race

    Bertajuk “JOOX Virtual Race”,  JOOX bersama dengan aplikasi Gerak menghadirkan kompetisi olahraga lari dan sepeda unik yang bakal berlangsung pada tanggal 1–30 November mendatang. JOOX...

    Samsung Soundbar HW-Q950T, ini teknologi di balik inovasi audionya

    Samsung menghadirkan inovasi audio Soundbar HW-Q950T untuk paradiva yang ingin memiliki suara yang sempurna untuk mengimbangi tontonan favorit di TV. Perangkat soundbar milik samsung...

    GrabAssistant bantu Jutaan Pedagang Pasar Tradisonal di Tengah Pandemi

    Dalam rangka membantu usaha mikro dan tradisonal semasa pandemi, Grab memberi inovasi baru dengan menyediakan layanan GrabAssistant sejak bulan Juni lalu. Layanan ini telah...

    POPULAR

    Penampakan Samsung Galaxy S21, Kameranya Keren

    Pengumuman resmi Samsung Galaxy S21 semakin dekat. Salah satu leaker berhasil membocorkan penampakan ponsel terbaru Samsung tersebut yang akan dirilis tahun depan. Psstt... kameranya...

    8 Games yang bisa kamu mainkan bareng temen-temenmu di Zoom

    Coba mainkan 8 games ini bareng teman-teman kamu saat Zoom bareng. Biar kongkow virtual kamu nggak ngebosenin atau ngebahas obrolan yang itu-itu aja. Simak...

    Mau ganti background Microsoft Teams saat video conference? Ini caranya!

    Background Microsoft Teams untuk video conference telah tersedia. Fitur tersebut menyediakan berbagai tampilan background yang bisa digunakan oleh para pengguna secara gratis. Namun,  untuk...

    WhatsApp kembangkan fitur pendukung teknis dalam aplikasi

    WhatsApp kabarnya saat ini sedang mengembangkan fitur baru berupa pendukung teknis yang memungkinkan paradiva untuk berkomunikasi dengan dukungan teknis secara otomatis di dalam aplikasi. Artinya,...

    Ikuti cara ini untuk rekam video conference kamu di Zoom

    Di tengah pandemi ini, video conference menjadi satu-satunya cara kita untuk tetap berhubungan bersama keluarga, teman, rekan kerja dan kerabat. Banyak dari kita yang...