Monday, 19 October 2020

Huawei P40 Pro+, P40 Pro, dan nova 7 tersedia di Huawei Mobile Service (HMS)

Melalui toko aplikasi Huawei Mobile Service (HMS) dan AppGallery yang dihadirkan Huawei dapat membantu paradiva mencari beragam aplikasi yang kamu butuhkan serta perangkat mobile,...
More

    Latest Posts

    Foto OOTD makin epic pakai fitur kamera di Oppo Reno4 F!

    Selama masa pandemi ini, paradiva bisa menghasilkan konten kreatif di rumah dengan mengandalkan fitur kamera di perangkat Oppo Reno4 F, lho! Semisal membuat foto-foto...

    Hidup sehat lewat kompetisi olahraga lari di JOOX Virtual Race

    Bertajuk “JOOX Virtual Race”,  JOOX bersama dengan aplikasi Gerak menghadirkan kompetisi olahraga lari dan sepeda unik yang bakal berlangsung pada tanggal 1–30 November mendatang. JOOX...

    Samsung Soundbar HW-Q950T, ini teknologi di balik inovasi audionya

    Samsung menghadirkan inovasi audio Soundbar HW-Q950T untuk paradiva yang ingin memiliki suara yang sempurna untuk mengimbangi tontonan favorit di TV. Perangkat soundbar milik samsung...

    GrabAssistant bantu Jutaan Pedagang Pasar Tradisonal di Tengah Pandemi

    Dalam rangka membantu usaha mikro dan tradisonal semasa pandemi, Grab memberi inovasi baru dengan menyediakan layanan GrabAssistant sejak bulan Juni lalu. Layanan ini telah...

    Webinar M-Class beri edukasi pentingnya coding di era digital

    Magnifique dan Yayasan Dian Sastrowardoyo menggelar webinar M-Class keduanya bertemakan, meraih sukses di era digital dengan belajar coding bersama Markoding (Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa).

    Menyadari tingkat ketersediaan tenaga kerja bidang coding di Indonesia kurang dapat memenuhi kebutuhan yang tinggi, webinar kedua M-Class  ini bertujuan untuk menyelenggarakan pelatihan informal seputar coding bagi para siswa yang membutuhkan.

    M-Class kali ini diikuti oleh lebih dari 100 siswa dari berbagai daerah dengan pembicara Amanda Simandjuntak, selaku Co-Founder Markoding dan dipandu oleh William Hendradjaja, selaku Co-Founder Skilvul.

     

    Webinar M-Class yang diselenggarakan ini memaparkan mengenai kebutuhan industri digital secara global serta dasar-dasar ilmu coding yang dapat dipelajari lebih dalam melalui pelatihan berkala yang dilakukan oleh Markoding.

    Berdurasi sekitar 120 menit, Dian Sastrowardoyo mengungkapkan alasannya bahwa kebutuhan sektor digital telah membukakan pintu seluasnya bagi para siswa untuk menjadi bagian dari lapangan kerja.

    “Dengan bantuan Markoding, kami ingin para siswa yang tertarik dengan bidang ini dapat mengenalnya dengan lebih baik untuk kemudian dapat menjadi pilihan pendidikan informal yang bermanfaat. Kondisi pandemi ini seharusnya tidak menghalangi minat mereka untuk memperluas wawasan,” ujarnya.

    Hal ini juga ditegaskan oleh Amanda Simandjuntak bahwa terdapat kelangkaan akses bagi para siswa tidak mampu yang tertarik untuk terjun menjadi praktisi coding. “Markoding (Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa) didirikan di tahun 2017 dengan tujuan membantu mengatasi kesenjangan ini melalui penyediaan pendidikan informal seputar coding yang dapat langsung diterapkan dalam waktu singkat.”

    M-Class merupakan inisiatif yang dicetus oleh Magnifique dan Yayasan Dian Sastrowardoyo sehubungan dengan pandemi dan kewajiban melakukan pembelajaran secara daring.

    Dengan berfokus kepada para siswa di daerah kurang terjangkau atau dengan latar belakang tidak mampu, M-Class dilakukan setiap bulannya dengan mendatangkan para pembicara yang kompeten dan topik yang berbeda di setiap sesinya.

    Mekanisme M-Class dilakukan tidak hanya dengan mengadakan webinar gratis, tapi juga pengadaan kuota internet bagi siswa yang membutuhkan, sehingga mereka tidak terbebani untuk dapat mengikuti acara.

    Bicara soal informasi coding di Indonesia, kenyataannya tingkat ketersediaan tenaga kerja dibidang ini kurang dapat memenuhi kebutuhan yang tinggi, menurut laporan dari konsultan keuangan Inggris KPMG yang dikutip oleh riset Singapore Management University dan JP Morgan, diperkirakan pada akhir 2030, negara kita akan kekurangan tenaga coding sebanyak 9 juta orang.

    Keterbatasan akses untuk mendapatkan pendidikan informal mengenai coding masih merupakan salah satu penyebab. Padahal, ilmu coding dapat dipelajari dalam waktu singkat, sehingga para siswa putus sekolah atau yang tidak mampu melanjutkan ke bangku kuliah, dapat membekali diri menjadi praktisi coding.

    “Kedepannya, kami mengharapkan lebih banyak lagi kolaborator yang bersinergi bersama kami, baik dalam hal pengajaran, penyediaan komunitas maupun sebagai sponsor,” tukas Arifaldi Dasril, Managing Partner Magnifique.

    Baca juga, Dian Sastro kenalkan webinar gratis di industri film nasional untuk siswa di Papua

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    Foto OOTD makin epic pakai fitur kamera di Oppo Reno4 F!

    Selama masa pandemi ini, paradiva bisa menghasilkan konten kreatif di rumah dengan mengandalkan fitur kamera di perangkat Oppo Reno4 F, lho! Semisal membuat foto-foto...

    Hidup sehat lewat kompetisi olahraga lari di JOOX Virtual Race

    Bertajuk “JOOX Virtual Race”,  JOOX bersama dengan aplikasi Gerak menghadirkan kompetisi olahraga lari dan sepeda unik yang bakal berlangsung pada tanggal 1–30 November mendatang. JOOX...

    Samsung Soundbar HW-Q950T, ini teknologi di balik inovasi audionya

    Samsung menghadirkan inovasi audio Soundbar HW-Q950T untuk paradiva yang ingin memiliki suara yang sempurna untuk mengimbangi tontonan favorit di TV. Perangkat soundbar milik samsung...

    GrabAssistant bantu Jutaan Pedagang Pasar Tradisonal di Tengah Pandemi

    Dalam rangka membantu usaha mikro dan tradisonal semasa pandemi, Grab memberi inovasi baru dengan menyediakan layanan GrabAssistant sejak bulan Juni lalu. Layanan ini telah...

    POPULAR

    Penampakan Samsung Galaxy S21, Kameranya Keren

    Pengumuman resmi Samsung Galaxy S21 semakin dekat. Salah satu leaker berhasil membocorkan penampakan ponsel terbaru Samsung tersebut yang akan dirilis tahun depan. Psstt... kameranya...

    8 Games yang bisa kamu mainkan bareng temen-temenmu di Zoom

    Coba mainkan 8 games ini bareng teman-teman kamu saat Zoom bareng. Biar kongkow virtual kamu nggak ngebosenin atau ngebahas obrolan yang itu-itu aja. Simak...

    Mau ganti background Microsoft Teams saat video conference? Ini caranya!

    Background Microsoft Teams untuk video conference telah tersedia. Fitur tersebut menyediakan berbagai tampilan background yang bisa digunakan oleh para pengguna secara gratis. Namun,  untuk...

    WhatsApp kembangkan fitur pendukung teknis dalam aplikasi

    WhatsApp kabarnya saat ini sedang mengembangkan fitur baru berupa pendukung teknis yang memungkinkan paradiva untuk berkomunikasi dengan dukungan teknis secara otomatis di dalam aplikasi. Artinya,...

    Ikuti cara ini untuk rekam video conference kamu di Zoom

    Di tengah pandemi ini, video conference menjadi satu-satunya cara kita untuk tetap berhubungan bersama keluarga, teman, rekan kerja dan kerabat. Banyak dari kita yang...