Friday, 30 July 2021
More

    Latest Posts


    Google ujicoba Fitur Dark Mode untuk Penelusuran Web Desktop

    Google mungkin akhirnya menghadirkan fitur dark mode untuk penelusuran web bagi pengguna komputer. 9to5Google melaporkan bahwa pengguna telah menemukan pengujian tersebut untuk penelusuran web desktop Google.

    Namun, nampaknya pengujian tersebut hanya berlangsung sebentar dan tidak memengaruhi home screen. Akan tetapi, berfungsi di browser pihak ketiga seperti Firefox.

    Dilansir dari Engadget, tampilannya pun juga sama. Jika kamu mendapatkan tes ujicoba tersebut, kamu akan melihat latar belakang abu-abu tua dengan logo Google putih dan tombol biru.

    Belum pasti kapan Google akan memperluas pengujian fitur dark mode tersebut ke lebih banyak orang. Tidak mengherankan jika ada peluncuran yang lebih luas dalam beberapa bulan mendatang. Baik macOS dan Windows 10 memiliki fitur dark mode untuk sementara waktu.

    Chrome sendiri mendukung fitur dark mode untuk situs web individual. Halaman pencarian dekstop yang gelap ini akan melindungi mata kamu selama menggunakan perangkat komputer pada malam hari.

    Sementara itu, Google mengumumkan bahwa mereka meluncurkan aplikasi penelitian medis baru untuk ponsel Android. Aplikasi tersebut memungkinkan siapa saja yang memiliki perangkat dapat berpartisipasi dalam penelitian medis.

    Aplikasi tersebut dinamakan Google Health Studies. Studi pertama yang dijalankan melalui aplikasi tersebut melihat penyakit pernapasan seperti flu dan COVID-19.

    Aplikasi ini akan mengumpulkan data demografis, seperti usia, jenis kelamin dan ras juga. “Peneliti dalam studi ini dapat memeriksa tren untuk memahami hubungan antara mobilitas (seperti jumlah perjalanan harian yang dilakukan seseorang di luar rumah) dan penyebaran COVID-19,” tulis Google dalam siaran persnya.

    Baca juga, Google luncurkan Aplikasi Penelitian Medis 

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR