Sunday, 1 August 2021
More

    Latest Posts


    Hot Chocolate dapat Meningkatkan Keterampilan Memori

    Sebuah penelitian menemukan bahwa minum hot chocolate atau coklat panas dapat memberi nutrisi bagi sekaligus meningkatkan keterampilan otak kita. Hmm, kira-kira apa saja nutrisi yang terkandung di dalamnya? Simak ya, Paradiva.

    Berdasarkan penelitian kecil yang diterbitkan oleh Scientific Reports, secangkir hot chocolate bukan hanya suguhan sambutan di udara dingin, akan tetapi juga dapat membantu kamu meningkatkan kekuatan otak. Hal ini dikarenakan kakao mengandung flavanol, yakni sejenis nutrisi yang dapat meningkatkan kadar oksigen darah di otak dan terkait dengan manfaat kognitif.

    Peneliti dari University of Birmingham dan University of Illinois di Urbana-Champaign mengamati 18 pria dewasa sehat yang menyelesaikan dua tes kognitif yang semakin sulit. Para peserta diuji setelah menerima minuman kakao yang tinggi flavanol atau minuman plasebo dari kakao olahan tanpa flavanol.

    Studi tersebut menemukan peserta yang meminum kakao kaya flavanol memiliki kinerja yang jauh lebih baik pada tes kognitif, menyelesaikannya rata-rata 11% lebih cepat dibandingkan saat mereka meminum plasebo.

    Kakao dapat meningkatkan aliran darah untuk meningkatkan kinerja mental

    Para peneliti juga menguji kadar oksigen darah peserta selama tes dengan meminta mereka mnghirup konsentrasi karbon dioksida yang lebih tinggi. Prosedur yang membantu mengukur respons aliran darah di otak.

    Mereka menemukan pertisipan yang memiliki tingkat oksigen yang lebih baik di otak mereka setelah mengonsumsi flavanol. Temuan ini menunjukkan bahwa flavanol dapat bermanfaat bagi kemampuan kognitif dengan meningkatkan aliran darah dan meningkatkan jumlah oksigen di otak.

    “Hasil penelitian kami menunjukkan manfaat yang jelas bagi peserta yang mengonsumsi minuman yang diperkaya flavanol – akan tetapi hanya jika tugasnya menjadi cukup rumit,” kata Dr. Catarina Rendeiro, penulis utama studi dan dosen nutrisi di Universitas Birmingham, dalam sebuah pers.

    “Kami dapat menghubungkan ini dengan hasil kami pada peningkatan oksigen darah – jika kamu lebih tertantang, otak kamu memerlukan peningkatan kadar oksigen darah untuk mengelola tantangan tersebut,” tambahnya.

    Penelitian sebelumnya mendukung manfaat kesehatan dari flavanol

    Meskipun penelitian ini kecil, hal ini didukung oleh bukti yang ada bahwa flavanol memiliki manfaat kognitif. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa kakao kaya flavanol yang dikaitkan dengan peningkatan aliran darah, termasuk di otak.

    Dimana kandungan ini bermanfaat bagi memori, kecepatan pemrosesan, perhatian dan kinerja mental secara keseluruhan. Kakao secara khusus dikatikan dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer dan stroke, menurut studi tahun 2013.

    Ada juga bukti bahwa makanan kaya flavanol, termasuk coklat dan teh memiliki manfaat untuk aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk mengurangi tekanan darah seefektif diet khusus.

    Makanan nabati seperti kakao dan teh kaya akan banyak jenis antioksidan, termasuk flavanol, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian untuk lebih memahami senyawa mana yang secara khusus terkait dengan manfaat mana.

    Studi terbaru ini juga dibatasi karena menguji flavanol pada pria muda yang sehat. Penelitian di mas adepan perlu menguji efek nutrisi ini pada populasi yang berbeda, termasuk wanita, orang lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit untuk melihat apakah manfaatnya konsisten.

    Kakao hanyalah salah satu contoh makanan kaya flavanol. Nutrisi juga ditemukan di berbagai tanaman lain, termasuk teh, apel, beri dan sayuran seperti kangkung, bawang dan cabai.

    Kamu juga bisa mendapatkan dorongan flavanol dari anggur atau dari minuman anggur merah, peneltiian sebelumnya telah menemukan. Temuan studi ini kemudian menunjukkan bahwa orang dapat melihat manfaat kognitif flavanol dengan mengonsumsi semua hal di atas, mulai dari menyeruput teh hingga mengemil blueberry.

    “Kami menggunakan kakao dalam penelitian kami, tetapi flavanol sangat umum ditemukan pada berbagai jenis buah dan sayuran,” kata Rendeiro. “Dengan lebih memahami manfaat kognitif dari mengonsumsi kelompok makanan ini, serta manfaat kerdiovaskular yang lebih luas, kami dapat menawarkan panduan yang lebih baik kepada orang-orang tentang cara memaksimalkan pilihan makanan mereka.”

    Baca juga, 5 Manfaat Humidifier Bagi Kesehatan 

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR