Standford Ungkap 4 Alasan Utama Pengguna Internet Bosan Melakukan Video Call

0
227

Jika kamu kelelahan karena video call, mungkin kamu bukan satu-satunya. Banyak orang yang masih bekerja dan belajar dari rumah hampir satu tahun penuh sejak pandemi diumumkan. Meskipun banyak orang dapat bergaul dengan baik hanya dengan layanan email dan pesan, banyak pula yang masih diharuskan untuk melakukan video call selama seluruh shift kerja atau sesi sekolah mereka.

Bagi sebagian orang, rutinitas baru ini jika dilakukan secara berulang akan terasa membosankan dan melelahkan.

Sebuah studi baru dari Universitas Stanford menemukan bahwa ada empat alasan berbeda mengapa seseorang mengalami ‘kelelahan zoom’ serta cara mengatasinya. Studi tersebut menyatakan penyebabnya sebagai ‘desaign flaws’ dengan perangkat lunak obrolan video modern.

Apa yang terjadi jika kamu menghabiskan beberapa jam sehari untuk video call? Bisa dipastikan kamu akan kelelahan. Menurut studi peer review baru yang berasal dari direktur pendiri Stanford Virtual Human Interaction Lab Professor Jeremy Bailenson yang menjelaskan mengapa teknologi memiliki efek tersebut.

Satu masalah dengan aplikasi ini dalam bentuknya saat ini, peneliti menjelaskan bahwa wajah besar dari dekat dan tidak wajar di layar depan kita tersebut dapat menjadi penyebabnya. Melalui video call ini, ‘semua orang menatap satu sama lain sepanjang waktu.’

Semua orang melihat jika banyak wajah yang menatap mereka bahkan saat tidak sedang berbicara dan wajah tersebut mungkin nampak terlalu dekat, dapat meningkatkan intenistas dan mengakibatkan kelelahan.

Demikian juga, jika kita harus terus-menerus melihat diri kita sendiri dalam perangkat video, berkurangnya mobilitas datang dengan video call dan ‘beban kognitif’ yang tinggi terkait dengan antarmuka jarak jauh yang berkontribusi pada kelelahan terkait dengan ‘zooming’.

Ada solusi yang mungkin untuk masalh ini, meskipun mereka cukup sederhana untuk diterapkan. Misalnya, Bailenson menyarankan bahwa orang yang berpartisipasi dalam percakapan video call secara berkala harus berhenti sejenak dari perangkat lunak, termasuk meminimalkan layar sehingga kamu tidak melihat orang-orang yang masih menatap kamu.

Selain itu, kamu mungkin akan mendapat manfaat dari menonaktifkan opsi Self-view dalam perangkat lunak yang berarti kamu tidak perlu menatap diri sendiri sepanjang hari. Serta, dengan menggerakkan kamera lebih jauh sehingga kamu dapat berkomunikasi dengan menggerakkan kamera lebih jauh sehingga kamu dapat berkomunikasi dengan gerakan alami selama video call.

Baca juga, Youtube Perluas Fitur Pengawasan Orang Tua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here