Guru dari Ghana ini Gunakan Papan Tulis untuk Mengajarkan Microsoft ke Muridnya

0
198

Beberapa tahun lalu, sempat ramai di media sosial bahwa ada seorang guru asal Ghana yang menggunakan papan tulis untuk mengajarkan pengetahuan komputer untuk murid-muridnya. Ia bernama Richard Appiah Akoto.

Saat itu, Richard menghadapi dilema yang cukup mengecewakan. Dimana murid-muridnya harus lulus ujian nasional yang mencakup soal-soal tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Namun di sekolah tempatnya mengajar berlum memiliki komputer sejak 2011.

Hal ini terjadi karena baik sekolah tempatnya mengajar maupun murid-muridnya tidak mampu membeli perangkat komputer. Kesulitan ekonomi inilah yang sempat menghambat proses belajar-mengajar ilmu komputer yang diajarkannya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Richard memiliki ide yang sangat sederhana. Yakni, dirinya menggambar fitur komputer dan perangkat lunak di papan tulisnya, menggunakan kapur warna-warni. “Saya ingin mereka tahu atau melihat bagaiman jendela akan muncul jika mereka berada di belakang komputer,” ujar Richard yang dikutip dari CNN.

Saat itu, Richard juga menambahkan bahwa dirinya selalu ingin murid-muridnya tertarik dengan hal yang ia ajarkan. Oleh karena itu, dirinya ingin selalu memberikan yang terbaik untuk mereka.

Gambar Richard sempat viral setelah dirinya mengunggah gambar tersebut dalam akun Facebooknya. Dengan memberi julukan Owura Kwadwo Hottish, Richard menggambar diagram Microsoft Word untuk murid-muridnya pada SMP Betenase M/A di kota Sekyedomase.

“Mengjar TIK di sekolah Ghana sangat lucu,” katanya pada caption yang menyertai postingan tersebut.

Di antara ratusan orang yang membagikan postingan dan membantu mempopulerkannya adalah Rebecca Enonchong, seorang wirausahawan yang mendesak Microsoft Africa di Twitter untuk menyediakan beberapa perangkat yang tepat kepada Richard sehingga ia dapat tak harus menggambar lagi di papan tulis.

“Tentunya, Anda dapat memberikannya (Richard) fasiltias yang memadai,” saran Rebecca pada Microsoft  dalam akun Twitternya pada tahun 2018 lalu.

Tak lama, akhirnya Microsoft Africa menjawab pesan yang disampaikan oleh Rebecca dan berjanji akan memberi Richard sebuah komputer dan akses ke materi pendidikan.

Leboh dari 100 siswanya mengaku senang dengan gambar tersebut karena membuat penjelasan Word menjadi sangat sederhana bagi mereka. Ini bukan kali pertama Richard mengilustrasikan teknologi IT di papan tulis. “Saya telah melakukan ini di setiap pelajaran yang saya ajarkan,” jelasnya.

“Saya telah menggambar monitro, unit sistem, keyboard, mouse, toolbar pemformatan, toolbar gambar, juga dialog box,” ujarnya.

Kemarin (12/4), Nas Daily kembali mengangkat Richard sebagai topik dalam videonya. Di video tersebut, Richard menjelaskan bagaimana kesulitannya dahulu harus menggunakan papan tulis untuk mengajar ilmu komputer kepada murid-muridnya.

Kini, ia tidak perlu khawatir lagi. Setelah bantuan dari Microsoft dikerahkan untuk sekolahnya, para murid dapat menuntut ilmu dengan layak.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Nas Daily (@nasdaily)

Baca juga, Nokia Resmi Hadirkan Seri X20 dan X10

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here