Lawan Cyberbullying, TikTok Luncurkan Kampanye #CipatakanKebaikan

0
183

TikTok luncurkan kampanye global #CiptakanKebaikan sebagai bentuk dari penolakan terhadap cyberbullying. Melalui kampanye tersebut, platform ini menyuarakan kenyamanan pada lingkungan internet dalam bentuk seri video animasi.

#CiptakanKebaikan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan kebaikan dalam platfrom daring dengan melawan cyberbullying. Kampanye ini menjadi bentuk komitmen nyata dari TikTok dalam menciptakan ruang serta komunitas yang aman dan suportif bagi seluruh pengguna.

Menurut riset Polling Indonesia yang bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2019, sekitar 49 persen warganet mengaku pernah menjadi sasaran perundungan atau bullying di media sosial atau platform digital. Jumlah ini dapat terus meningkat seiring dengan bertumbuhnya jumlah pengguna Internet.

Di tengah kemudahan akses media sosial maupun digital, warganet memiliki keisitmewaaan untuk bisa berkomentar apa saja, namun seringkali hal ini juga dapat memicu tindakan cyberbullying. Oleh karena itu, dalam kampanye #CiptakanKebaikan ini, TikTok mengajak enam kreator animasi dari berbagai negara untuk berbagi kisah dan pengalaman nyata yang mereka jalani dalam menghadapi serta melawan cyberbullying.

Lewat video animasi seri, enam kreator ini berhasi menunjukkan berbagai sudut pandang yang berkaitan dengan cara mereka melawan, dampak dan pentingnya pencegahan bullying, serta cara menciptakan kebaikan selama bermedia sosial. Berikut adalah pesan yang disampaikan oleh mereka.

  • “Block the Bullies”: @milkymicchi mengungkapkan bagaimana menghadapi ajakan Duet yang tidak pantas. 
  • “Why Would You”: @recokh menjelaskan kegelisahan untuk bersikap tidak baik pada orang lain dan cara mengarahkan perasaan tersebut. 
  • “I Want to Hold on To”: @kellyemmerich membagikan cara mengatasi komentar negatif. 
  • “Walk Away”: @ammyrightmeou memberikan tips tentang menangani orang yang memiliki niatan untuk menyalahartikan pikiran. 
  • “Power of Words”: @rosie.gif mengeksplorasi dampak serangan kecil terhadap seseorang dan mengajak pengguna untuk berpikir dulu sebelum mengunggah sesuatu.
  • “What We Don’t See”: @king.sience mendorong pengguna untuk memperlakukan satu sama lain dengan perhatian dan kasih sayang.

Video animasi dari kampanye ini telah diterjemahkan ke dalam 22 bahasa. Salah satunya adalah bahasa Indonesia.

Rangkaian video ini menyampaikan bahwa TikTok ingin menyediakan wadah kreativitas yang dapat mendorong komunitas untuk saling menyayangi dan menghormati.  Seluruh pengguna di Indonesia pun dapat menonton rangkaian video ini di akun resmi @tiktokofficialindonesia.

“Perundungan siber adalah perilaku yang harus kita lawan secara serius. Melalui kampanye global #CiptakanKebaikan, TikTok memprioritaskan dan mengajak pengguna untuk sama-sama menciptakan lingkungan yang positif, di mana semua pengguna bisa merasa nyaman saat mengekspresikan dirinya secara terbuka dan kreatif. Perundungan merupakan perilaku yang tidak bisa ditolerir, dan kami akan terus memeranginya melalui kebijakan, fitur, serta kolaborasi dengan mitra untuk menciptakan lingkungan platform yang aman dan nyaman,” kata Angga Anugrah Putra, Head of Operations TikTok Indonesia.

Baca juga, TikTok Akan Hadirkan Fitur Green Screen Duet dan Feeds Topics

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here