Biden Batalkan Larangan TikTok dan Wechat di Amerika Serikat

0
104
Konten TikTok

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden akhirnya mencabut larangan TikTok dan Wechat yang sebelumnya diperintahkan oleh mantan Presiden Donald Trump. Sebelumnya, Trump sempat melarang warga Amerika Serikat untuk menggunakan kedua aplikasi tersebut terhitung sejak Agustus tahun lalu dan menyebut penggunaan aplikasi tersebut sebagai darurat nasional.

Dilansir dari Pocket-lint, melalui perintah terbaru yang ditandatngani olehh Biden, pemerintahan saat ini juga menguraikan kriteria untuk mengidentifikasi aplikasi yang dapat menimbulkan “risiko yang tidak dapat diterima” terhadap keamanan nasional dan mengharuskan Departemen Perdagangan AS untuk menyelidiki aplikasi terkait dengan musuh asing, seperti China. Perintah tersebut dapat mengambil tindakan jika mereka ditemukan menimbulkan risiko.

Perintah tersebut juga meminta badan-badan federal untuk mengembangkan rekomendasi – untuk tindakan atau undang-undang eksekutif di masa depan yang melindungi terhadap pengumpulan, penjualan dan transfer data konsumen AS yang sensitif ke musuh asing.

Perintah eksekutif Trump dari tahun lalu melarang transaksi dengan TikTok dan mengharuskan induk China ByteDance untuk menjual bisnis aplikasi AS. Komite Investasi Asing di AS (CFIUS) di bawah pemerintahan Trump bahkan menetapkan tenggat waktu bagi TikTok untuk divestasi dari ByteDance.

Oracle dan Walmart dilaporkan mencoba membuat kesepakatan aneh tahun lalu untuk membeli TikTok atau membantunya menghindari larangan dengan solusi, akan tetapi kesepakatan tersebut tidak pernah benar-benar terjadi meskipun tampaknya mendapat persetujuan tidak resmi dari Trump.

Baca juga, TikTok Hadirkan Sabtu Belanja Lokal untuk Bantu Tingkatkan UKM di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here