TikTok Ujicoba Fitur Stories untuk Pengguna di Luar AS

0
77
gadis tuntut tiktok

TikTok baru saja dikabarkan melakukan ujicoba fitur stories untuk pengguna di luar AS. Perusahaan tersebut menekan bahwa fitur ini mungkin tidak menjadi perlengkapan permanen pada aplikasi.

Dilansir dari Engadget, melalui sebuah tweet yang dibagikan oleh konsultan media sosial dan mantan penulis The Next Web, Matt Navarra, menemukan bahwa platform tersebut telah memperkenalkan posting yang akan hilang setelah 24 jam.

TikTok sendiri telah mengonfirmasi kepada Variety bahwa saat ini sedang menguji fitur tersebut dengan sebagian kecil pengguna di luar AS dan menekan bahwa mereka mungkin tidak menjadi perlengkapan permanen dalam aplikasi.

“Kami selalu memikirkan cara baru untuk membawa nilai bagi komunitas kami dan memperkaya pengalaman TikTok,” kata juru bicara perusahaan kepada Engadget. “Saat ini kami sedang bereksperimen dengan cara memberikan format tambahan kepada pembuat konten untuk mewujudkan ide kreatif mereka untuk komunitas TikTok.”

TikTok sendiri sebenarnya tidak asing dengan perusahaan lain yang menyalin format video pendek khasnya, akan tetapi kali ini mereka melakukan hal yang sama dalam menghadirkan fitur Stories ini.

Sementara itu, Snapchat merupakan aplikasi pertama yang menampilkan Stories sebelum akhirnya formatnya tersebut diikuti oleh Instagram, Facebook hingga LinkedIn. Twitter pun sebenarnya telah mencoba membuat fitur serupa yang dinamakan Fleets. Akan tetapi, fitur tersebut telah dihapus dari platformnya pada hari Selasa (3/8) kemarin.

Sama seperti pesaingnya yang lain, TikTok merasa perlu menambahkan fitur tersebut pada platformnya. Guna untuk tetap relevan. Terutama dengan perusahaan seperti Youtube yang menginvestasikan jutaan dolar untuk meniru kesuksesannya.

Baca juga, Fleets Resmi Dihapus dari Twitter Mulai 3 Agustus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here