Fitur Limit Instagram Bisa Batasi DM dan Komentar Pengguna

0
232

Baru-baru ini Instagram merilis fitur Limits dan Hidden Words. Dimana fitur tersebut dirancang untuk mengurangi kebencian dan penyalahgunaan postingan yang sedang tren. Kini, fitur tersebut mendapatkan pembaruan yang mampu membatasi Direct Message (DM) dan komentar pengguna dari akun yang tidak mereka follow.

Dilansir dari Engadget, fitur Limit ini tersedia mulai hari Rabu (11/8) kemarin. Fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk menyembunyikan komentar dan permintaan DM dari akun yang tidak mereka follow atau seseorang yang baru mereka follow.

Tak hanya itu, aplikasi ini akan mengeluarkan “an even stronger warning”, yakni sebuah peringatan keras. Serta, segera menghentikan postingan jika seseorang mencoba mempublikasikan konten yang menyinggung, sebelum pelanggaran selanjutnya berulang kembali.

“Konten kreator juga dapat memberi tahu kami bahwa mereka tidak ingin mematikan komentar dan pesan sepenuhnya; mereka masih ingin mendengar dari komunitas mereka dan membangun hubungan tersebut,” kata Adam Moseri, selaku Head of Instagram dalam sebuah posting blog.

“Limits memunginkan pengguna untuk mendengar dari followers lama kamu, sekaligus membatasi kontak dari orang-orang yang mungkin hanya datang ke akun kamu untuk menargetkan kamu,” tulisnya.

Instagram sendiri menyatakan bahwa mereka mengembangkan fitur tersebut setelah pelecehan rasis yang diarahkan untuk pesepakbola Inggris dalam pesan DM yang dia dapatkan. “Peneltian kami menunjukkan bahwa banyak hal negatif terhadap figur publik berasal dari orang-orang yang tidak benar-benra mem-follow mereka dan hanya menumpuk pada saat ini,” kata Mosseri.

Selain Limits, Instagram juga membawa fitur Hidden Words. Fitur tersebut berguna untuk memfilter pesan kasar yang terdapat dalam permintaan DM. Jika permintaan tersebut berisi kata yang telah Paradiva masukkan dalam filter, maka secara otomatis DM tersebut akan ditempatkan pada folder tersembunyi yang dapat kamu pilih untuk tidak pernah dibuka. Meskipun, tidak sepenuhnya dihapus.

Pembaruan tersebut tiba setelah Facebook menyatakan bahwa mereka akan membuat Instagram lebih aman dan privasi untuk remaja. Perubahan yang diperkenalkan bulan lalu termasuk melindungi akun pribadi bagi remaja di bawah 16 tahun.

Pembaruan tersebut membawa kemampuan untuk membatasi pengiklan yang menargetkan informasi pribadi seperti “interests”. Serta, menggunakan AI untuk mendeteksi usia penggunanya.

Awal minggu ini, Instagram dikabarkan melakukan uji coba fitur tab Shop miliknya.

Fitur tersebut bernama Ads in Instagram Shop. Kabar ini telah dikonfirmasi langsung oleh Instagram. Dilansir dari TechCrunch, perusahaan mengatakan bahwa mereka sedang menguji format baru yang mencakup gambar tunggal dan opsi untuk caraousel gambar dengan pengiklan terpilih yang berbasis di Amerika Serikat menjelang ekspansi ke pasar lain di bulan-bulan mendatang.

Baca juga, Instagram Uji Coba Fitur Baru Pada Tab Shop

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here