Twitter Lakukan Eksperimen Alat Terbaru untuk Laporkan Tweet Misleading

0
160
Twitter

Twitter dikabarkan baru saja melakukan eksperimen terhadap alat baru untuk beberapa pengguna di Amerika Serikat, Korea Selatan dan Australia. Alat tersebut dapat digunakan untuk melaporkan tweet misleading atau tweet yang mengandung informasi yang salah.

Meskipun hanya uji coba, fitur ini merupakan langkah signifikan bagi Twitter yang sebelumnya memiliki alat pelaporan terbatas untuk informasi yang salah pada layanannya. Melalui fitur ini, pengguna dapat melaporkan kesalahan informasi dengan subkategori untuk pemilihan dan tweet terkait COVID-19.

Dilansir dari Engadget, fitur tersebut sejalan dengan upaya pengecekan fakta dan penghilangan informasi yang salah lainnya yang telah dilakukan oleh Twitter selama satu setengah tahun terakhir. Twitter sendiri sebelumnya telah memperkenalkan ILM untuk menghilangkan prasangka kesehatan dan kesalahan informasi pemiliu di platformnya.

Saat ini, belum jelas bagaimana tweet yang dilaporkan tersebut akan ditangani. Tidak seperti Facebook yang menggunakan jaringan besar pemeriksa fakta untuk menyanggah kebohongan, inisatif pengecekan fakta Twitter lebih terfokus secara sempit.

Dalam sebuah tweet, Twitter menyatakan bahwa pengguna seharusnya tidak mengharapkan perusahaan untuk menanggapi setiap laporan tersebut. Namun, laporan itu “akan membantu kami mengidentifikasi tren sehingga kami dapat meningkatkan kecepatan dan skala pekerjaan misinformasi kami yang lebih luas.”

Beberapa waktu lalu, Twitter baru saja memperbarui tampilan desain platform mereka dengan menggunakan font baru mereka, yaitu Chirp.

Twitter baru saja meluncurkkan beberapa penyesuaian desain untuk aplikasi seluler dan klien webnya. Kabar ini disampaikan langsung oleh akun desain perusahaan melalui sebuah utas yang dipostingnya.

Dilansir dari Engadget, Twitter pertama kali memperkenalkan font tersebut pada bulan Januari lalu. Menurut mereka, salah satu keunggulan utamanya dari font Chirp ini adalah dapat menyeleraskan teks yang ditulis dalam bahasa Inggris ke sisi kiri antarmuka. Twitter menyatakan pula hal tersebut merupakan suatu yang seharusnya membuat pengguna lebih mudah membaca konten saat menelusuri timeline.

Baca juga, Twitter Gunakan Tampilan Font Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here