Twitter Mungkinkan Pengguna untuk Langganan Berita Langsung dari Tweet

0
113
Twitter

Twitter mungkinkan pengguna untuk langganan berita langsung dari tweet. Hal ini dilakukan setelah Twitter dikabarkan memberli buletin email, Revue di awal tahun ini.

Dilansir dari The Verge, Twitter membeli layanan buletin email, Revue, awal tahun ini, dengan harapan dapat melibatkan jurnalis dan penulis yang ingin berbagi konten panjang tanpa merasa dibatasi oleh batas 280 karakter Twitter. Kini, layanan baru yang terintegrasi tersebut mendapatkan pembaruan.

Dalam sebuah tweet, Revue mengungkapkan bahwa pengguna sekarang dapat berlangganan buletin hanya dengan mengklik tautan di Tweet. Lalu, jika alamat email pengguna ditautkan ke akun Twitter mereka, mereka sekarang dapat berlangganan dengan satu klik, tanpa verifikasi email yang diperlukan.

Revue mencatat bahwa sementara fitur tersebut saat ini tersedia untuk pengguna Revue di desktop dan web, fitur ini akan tiba di Android dan iOS dalam waktu terdekat. Ini terjadi setelah Twitter menguji tombol berlangganan buletin di profil pengguna pada bulan Agustus.

Akuisisi Twitter atas Revue menempatkannya berhadapan langsung dengan Substack, layanan buleitn berbayar yang membantu pengguna membangun pengikut pembaca. Seperti yang dicatat Casey Newton dalam artikelnya di The Platformer, popularitas di Substack sangat bergantung pada audiens kamu di Twitter.

“Satu-satunya cara Substack tumbuh adalah melalui tweet,” kata Newton setelah menggunakan layanan tersebut selama setahun. “Saya berharap saya memililki jalan lain yang jelas untuk pertumbuhan, akan tetapi sampai saat ini, itu benar-benar terasa seperti Twitter atau tidak sama sekali.”

Dengan Revue yang semakin mendarah daging di antarmuka Twitter, orang hanya bisa membayangkan efeknya pada pengguna Substack. Kreator mungkin merasa lebih cenderung menggunakan Revue, berkat kemudahannya dan fakta bahwa Revue terintegrasi dengan mulus ke dalam tweet dan profil mereka.

Meskipun kamu dapat mengarahkan pembaca ke Substack kamu melalui media sosial, mungkin diperlukan opsi promosi yang lebih baik. Mungkin juga beberapa yang dibangun ke dalam jaringan tertentu. Jika tidak, Revue bisa mulai melampauinya.

Baca juga: Twitter Ujicoba Fitur Latest untuk Pengguna iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here