Pengguna Telepon di Indonesia Terima 14 Panggilan Spam Tiap Bulan

0
130
panggilan spam

Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang penggunanya sering melaporkan panggilan spam. Bahkan jumlah panggilan spam dari Januari hingga Oktober 2021 meningkat lebih dari dua kali lipat.

Data tersebut berasal dari laporan Truecaller, platform global ternama yang mampu memverifikasi nomor telepon dan memblokir komunikasi yang tidak diinginkan. Dalam data Truecaller Global Spam Report edisi ke-5 ini ditemukan jika total panggilan spam di Indonesia mencapai hampir 12,6 juta pada Januari 2021. Kemudian angka itu meningkat menjadi lebih dari 25 juta spam call pada Oktober 2021.

“Sedangkan dalam level global, Truecaller mengidentifikasi adanya 184.5 miliar panggilan dan 586 miliar pesan spam. Di antara jumlah tersebut, 37,8 miliar panggilan dan 182 miliar pesan diidentifikasi dan diblokir sebagai spam. Truecaller berhasil membantu lebih dari 300 juta pengguna di seluruh dunia dalam memblokir dan mengidentifikasi 37,8 miliar panggilan spam,” ujar Alan Mamedi, CEO dan co-founder Truecaller, dalam keterangan resminya, Senin, 19 Desember 2021.

Baca juga: OPPO Resmi Kenalkan Find N

Berdasarkan Global Spam Report 2021, Indonesia kembali menempati posisi enam teratas dengan peningkatan jumlah spam yang signifikan. Di Indonesia, penipu mengincar target dengan cara yang sangat ilmiah dan tepat sasaran, bahkan dapat menggali detail informasi latar belakang dan catatan keuangan korbannya.

Data Statistik lain yang tak kalah penting adalah Indonesia menjadi salah satu dari dua negara (selain Vietnam) dalam daftar 20 negara dengan spam terbanyak yang mencatatkan lebih dari dua kali lipat peningkatan volume panggilan spam selama Januari hingga Oktober 2021 saja.

“Rata-rata orang Indonesia menerima 14 panggilan spam setiap bulan,” katanya.

Masalah ini diperparah dengan masih sangat sedikit masyarakat Indonesia yang menyadari tindakan penipuan ini. Tepatnya, jumlahnya hanya 1 persen dari seluruh panggilan yang diblokir ditandai sebagai penipuan, sementara angka ancaman scam terus tumbuh subur.

“Data kami menunjukkan bahwa orang Indonesia menjadi target penipuan dengan semakin tingginya tingkat teror komunikasi tidak diinginkan, menyebabkan jutaan pengguna smartphone di Indonesia berisiko menjadi korban penipuan,” tambah Mamedi.

Lonjakan panggilan spam di Indonesia membutuhkan aksi lanjutan yang serius. Sebuah agensi keamanan siber SOCRadar baru saja meluncurkan laporan lanskap ancaman siber di Indonesia, yang mengamati bahwa terjadi peningkatan ancaman situs gelap atau dark web.

Terdapat database dari jutaan orang Indonesia dijual bebas di situs gelap mengandung informasi sensitif seperti nama, nomor telepon, tanggal lahir, nomor KTP, hingga gaji bulanan. Dalam hal kategori spam, sebagian besar spam call berasal dari layanan keuangan, sedangkan berada di posisi kedua adalah spam yang berasal dari sales mencapai 19 persen.

Truecaller menyediakan teknologi guna membantu melindungi masyarakat di Indonesia dari ancaman yang terus mengganggu ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here