Survei: 64 Persen Penggemar Nonton Drakor dari Situs Ilegal

0
126
nonton drakor

Gadgetdiva.id — Ternyata banyak orang nonton drakor dari situs bajakan. Bahkan lebih dari 64 persen menonton tayangan tersebut dari situs ilegal. OMG! paradiva juga nonton dari situs ilegal? Ngaku aja deh.

Ini bukan survei yang mengada-ada dari Gadgetdiva soal nonton drakor, melainkan hasil yang didapat dari survei Jakpat. Dalam keterangan resminya, Rabu, 19 Januari 2022, Jakpat mengaku melibatkan sekitar 1173 responden dalam hasil pollingnya itu.

Lebih lanjut, hasil laporan tersebut menunjukkan jika alasan pemilihan untuk mengakses situs ilegal saat nonton drakor ini bermacam-macam. Mulai dari akses yang mudah, biayanya yang gratis, rekomendasi teman, hingga drama yang ingin ditonton tidak ada di situs legal.

nonton drakor

Ternyata hasil soal nonton drakor di situs ilegal ini hampir sama dengan polling terkait buku bajakan. Jadi emang dasarnya warga Indonesia ini sangat suka yang gratisan, paradiva. Kualitasnya yang buruk namun harganya yang lebih murah membuat beberapa orang tertarik untuk membeli. Hal ini tentunya akan merugikan penerbit, penulis, dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam proses penerbitan buku.

Baca juga: Najwa Shihab Main TikTok, Paling Suka Konten Ini

Meskipun begitu, orang-orang yang menyukai dan aktif di dunia literasi tidak berhenti untuk tetap menyuarakan keberatan mereka terhadap maraknya penjualan dan situs buku bajakan. Seperti adanya kampanye-kampanye, banyaknya konten tentang tips yang berkaitan dengan buku, program promo, hingga berbagai kemudahan dalam akses membaca buku digital.

Seperti halnya Cabaca, sebagai salah satu platform baca digital di Indonesia ini menggunakan sistem kerang yang unik sebagai transaksi, membuat siapapun dapat menikmati buku-bukunya dengan mudah dan murah secara legal. Cabaca pun memiliki program Jam Baca Nasional yang memungkinkan siapa saja bisa membaca secara gratis pada waktu tertentu, dan juga mengajak pembaca untuk mengikuti misi-misi menarik agar dapat mengakses buku premium secara gratis. Hal ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk tidak membeli buku bajakan, tapi tetap bisa menikmati buku secara legal melalui platform baca digital.

“Ada banyak sekali solusi untuk menengahi pembaca dan penulis. Dengan program yang ditawarkan Cabaca, semoga pembaca dapat lebih mengapresiasi karya penulis dengan membacanya dengan cara yang legal,” ujar Fatimah Azzahrah, Co-Founder Cabaca.

Baik itu platform menonton maupun platform membaca digital saat ini sudah banyak menawarkan kemudahan untuk diakses secara legal, bahkan gratis. Alangkah baiknya jika kita menggunakan dan memanfaatkan berbagai program yang dibuat. Melalui cara ini pula, kita turut mendukung industrinya untuk terus berkembang dan menghasilkan karya hebat lainnya yang nantinya bisa kita nikmati bersama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini