Aplikasi Truecaller Targetkan Integrasi pada 100 Juta Ponsel

0
158
Fitur Baru Truecaller

Aplikasi Truecaller dikabarkan telah melakukan kerjasama dengan beberapa produsen smartphone ternama di Dunia. Aplikasi ini menargetkan 100 juta integrasi pada ponsel dalam dua tahun mendatang.

Truecaller merupakan aplikasi global yang berfungsi untuk memverifikasi kontak dan memblokir komuinikasi tak diinginkan. Aplikasi ini akan dipasarkan dalam beberapa negara seperti Malaysia, India, Amerika Latin. Termasuk juga Indonesai.

Di masa depan, Truecaller diharapkan dapat menjadi platform agnostik yang akan senantiasa bekerjasama dengan perusahaan pembuat smartphone. Melalui kerjasama ini, Truecaller menargetkan layanannya dapat terintegrasi di 100 juta perangkat ponsel dalam dua tahun.

“Truecaller masih menjadi aplikasi paling banyak diunduh di berbagai negara termasuk Indonesia. Namun, tidak semua pengguna smartphone cukup melek teknologi untuk mendownload sebuah aplikasi. Kami sering kali mendengar informasi bahwa beberapa kelompok pengguna smartphone di pasar berkembang seperti Indonesia meminta bantuan kepada penjual, keluarga, atau teman untuk mendownload Truecaller. Oleh karena itu, keputusan kerja sama ini sejalan dengan tujuan besar Treucaller untuk membuat layanan kami terjangkau bagi siapa saja. Selain itu, kami ingin membantu jutaan pengguna baru dalam memanfaatkan layanan Truecaller,” Ungkap Alan Mamedi, CEO dan Co-Founder Truecaller.

Selanjutnya, Alan juga menambahkan bahwa versi terbaru Truecaller yang tersedia secara pre-installed pada beberapa brand smartphone ternama di dunia. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menambah dan menjalankan layanan Truecaller saat mereka mempersiapkan perangkat baru.

Meskipun tersedianya secara pre-Installed, Truecaller tidak serta mereta menambah jumlah pengguna baru. Kesepakatan bisnis ini dinilai penting agar konsumen lebih mudah menemukan dan mengambil manfaat dari layanan Truecaller.

Kini, Truecaller telah memiliki lebih dari 300 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Di Indoensia sendiri, aplikasi ini telah mengalami pengingkatan jumlah pengguna aktif sebesar 107.6% dalam kurun waktu satu tahun. Terhitung dari November 2020 sampai September 2021.

Baca juga: Microsoft Bakal Hadirkan Emoji 3D untuk Windows 11

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini