Instagram Dituduh Tak Bisa Lindungi Perempuan dari Kekerasan di DM

0
47
instagram tak bisa lindungi perempuan
Instagram @yogaarizona

Gadgetdiva.id — Instagram tak bisa lindungi perempuan dari kekerasan verbal di DM. Hal ini terungkap dari sebuah studi yang dilakukan oleh The Center for Countering Digital Hate (CCDH), sebuah organisasi internasional non-profit yang bertujuan memerangi kekerasan online dan misinformasi.

DM atau Direct Message merupakan salah satu fitur di Instagram yang memungkinkan pengguna untuk berkirim pesan secara langsung. Tak ada filter untuk memilah percakapakan yang berpotensi menyakiti. CCDH menyebut pesan tersebut sebagai Hidden Hate.

instagram tak bisa lindungi perempuan
Unsplash/Thought Catalog

Dilansir melalui Phone Arena, Selasa, 12 April 2022, CCDH mengakui jika Instagram telah melalukan banyak upaya untuk membuat platform tersebut aman bagi siapa saja. Namun studi yang mereka lakukan, media sosial itu dianggap gagal menyelesaikan 9 dari 10 kasus perilaku kasar dan kekerasan di platform itu, yang ditujukan kepada pengguna wanita.

“Ratusan pengguna melakukan kekerasan dan mereka tetap dibiarkan eksis dan aktif di Instagram, bahkan berbulan-bulan setelah akun tersebut dilaporkan ke platform tersebut,” tulis studi tersebut.

Meskipun penelitian ini melibatkan responden dalam jumlah kecil, dan ada beberapa selebgram di dalamnya, hasilnya dirasa cukup mengkhawatirkan. Selama periode satu bulan, lima wanita yang berpartisipasi dalam penelitian ini menerima total 8.717 DM, dan peneliti menemukan bahwa 1 dari setiap 15 pesan melanggar kebijakan Instagram sendiri tentang konten yang kasar.

Itu artinya, 6,5 persen dari total 567 pesan berisi konten kasar. Lebih lanjut diketahui jika 253 pengguna telah melaporkan adanya konten kekerasan melalui menu laporan yang tersedia di Instagram. Namun 277 akun yang dilaporkan masih tetap aktif dan lanjut melakukan perilaku kasar mereka.

instagram tak bisa lindungi perempuan

“Instagram telah memilih untuk berpihak pada pelaku kekerasan. Kelalaian mereka menciptakan budaya dimana pelaku tidak mendapatkan sanksi atau konsekuensi atas perilakunya tersebut. Secara tidak langsung, mereka juga tidak menganggap martabat dan kemampuan perempuan untuk menggunakan ruang digital bebas dari pelecehan,” ujar Imran Ahmed, CEO CCDH.

Menurutnya, saat ini ada epidemi penyalahgunaan misoginis yang menggunakan DM akun pengguna wanita. Meta dan Instagram harus mendahulukan hak perempuan di atas keuntungan yang mereka targetkan.

Instagram Tak Bisa Lindungi Perempuan dari DM

Dalam riset tersebut, CCDH melibatkan lima perempuan yang ternama di Instagram. Jika digabungkan, total follower mereka bisa mencapai angka 4,8 juta.

Secara mengejutkan, CCDH menyebut jika lima tokoh ternama yang terlibat dalam studi tersebut di antaranya adalah Amber Heard (mantan istri Johnny Depp yang juga berperan di Aquaman), host acara kuis di Inggris Rachel Riley, Jamie Klingler, Bryony Gordon, dan Sharan Dhaliwal.

Banyak yang berpendapat bahwa orang terkenal lebih rentan terhadap pelecehan, dan kesan negatif, tetapi DM yang diterima kelima wanita itu berkisar secara umum, mulai dari konten dan pelecehan seksual eksplisit, hingga ancaman kematian.

Diduga, Amber Heard adalah orang yang paling terkena dampak dari eksperimen tersebut – dia menerima banyak ancaman pembunuhan terhadap dirinya, keluarganya, dan bayi perempuannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini