Riset Kredivo Ungkap Jumlah Peningkatan Paylater di Indonesia

0
13
Paylater

Gadgetdiva.id — Riset dari Kredivo menyatakan bahwa pertumbuhan paylater di Indonesia terus meningkat. Peningkatan tersebut sudah mencapai angka 38% pada tahun 2022.

Berdasarkan riset Kredivo dan Katadata Insight Center yang berjudul Perilaku Konsumen E-commerce Indonesia, terungkap bahwa penggunaan layanan paylater di e-commerce meningkat hingga 38% pada tahun 2022. Angka tersebut naik sebesar 10 persen dari tahun sebelumnya, yakni 28%.

Tak hanya itu, tercatat pula bahwa 50% konsumen telah menggunakan paylater lebih dari 1 tahun. Sedangkan, 49% konsumen menggunakan paylater setidaknya 1 kali dalam sebulan. Paylater yang digunakan pun semakin inklusif baik dari sisi cakupan wilayah, kelompok umur pengguna hingga kategori produk kebutuhan sehari-hari.

96% konsumen mengaku bahwa faktor yang memengaruhi keunggulan dari layanan paylater ialah durasi porses persetujuan, pengalaman bertransaksi dan syarat pengajuan. Sedangkan dari sisi industri, perkembangan paylater didukung oleh kesenjangan akses kredit, pesatnya adopsi digital dalam berbagai sektor, popularitas e-commerce dan kemampuan paylater dalam menjangkau masyarakat underbanked supaya mereka bisa mendapatkan akses kredit.

Paylater

Prediksi penggunaan paylater untuk perkembangan ekonomi Indonesia

Kedepannya, paylater diprediksi akan terus menjadi pilihan masyarakat dalam bertransaksi. Menurut Nailul Huda, Ekonom dari Institute for Development Economics and Finance (INDEF), prinsip kerja paylater yang akan memungkinkan masyarakat terpenuhi kebutuhan mereka. Yakni, dengan membayar secara berkala dan prosesnya yang mudah.

“Kondisi ekonomi yang dialami masyarakat saat ini akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat yang semakin menurun akibat kenaikan tingkat inflasi. Pada akhirnya, konsumsi masyarakat akan melambat. Fenomena ini sebenarnya selain menjadi tantangan bagi masyarakat, namun juga bisa menjadi peluang besar bagi industri paylater,” ungkap Nailul yang dikutip dari siaran pers, Selasa (20/9). 

Sementara itu, tidak hanya menjaga daya beli masyarakat, Paylater juga memiliki peran untuk meningkatkan transaksi bagi penjual, yang juga berpotensi terdampak akibat kondisi ekonomi saat ini.

Paylater

Menurut VP Marketing & Communications Kredivo, Indina Andamari, integrasi antar e-commerce, merchant dan paylater dapat memberi nilai tambah kepada merchant dalam memperluas jangkauan pasar. Sekaligus, dapat meningkatkan nilai transaksi pembelanjaan konsumennya hingga 3 kali lipat.

Kemudian, rata-rata jumlah pembelian juga akan naik lebih dari dua kali lipat. Sedangkan, dari sisi konsumen, perkembangan paylater berpotensi meningkatkan inklusi keuangan bagi konsumen yang belum memiliki akses digital.

“Dari sisi konsumen, perkembangan Paylater berpotensi meningkatkan inklusi keuangan bagi konsumen yang belum memiliki akses ke keuangan digital, serta penggunaannya yang mudah menjadikan Paylater sebagai metode pembayaran yang semakin diminati oleh konsumen untuk belanja dimanapun dan kapanpun,” tambah Indina

Bagi Kredivo, Paylater kedepannya dapat berperan secara lebih strategis yaitu menjadi katalisator ekonomi digital yang inklusif. Oleh karena itu, Kredivo akan fokus untuk melayani puluhan juta pengguna dalam beberapa tahun ke depan melalui berbagai strategi, seperti memperluas layanan ke kota tier 2 dan 3, memperdalam integrasi dengan merchant online, memperdalam penetrasi secara offline dengan merchant retail, meluncurkan Flexi Card yang merupakan hasil kerjasama strategis dengan Bank Sampoerna dapat digunakan untuk transaksi di seluruh outlet dengan jaringan GPN, serta Infinite Card sebagai sebuah kartu virtual yang memungkinkan pengguna bertransaksi digital menggunakan limit Kredivo di seluruh jaringan merchant online Mastercard. 

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini