More
    BerandaAplikasiUsai Kalahkan Instagram, Pamor TikTok Mulai Redup Gara-gara Aplikasi Ini

    Usai Kalahkan Instagram, Pamor TikTok Mulai Redup Gara-gara Aplikasi Ini

    Gadgetdiva.id — Ada penantang baru di dunia aplikasi yang diklaim telah mampu mengalahkan rekor dan pamor TikTok. Dulu, Instagram telah dikalahkan oleh TikTok dari sisi jumlah pengguna terbanyak.

    Saat muncul pertama kali, pamor TikTok melesat dan memiliki jumlah pengguna yang cukup banyak hanya dalam waktu singkat. Bahkan rekor jumlah pengguna mereka lebih besar dibanding Instagram. Namun kini, aplikasi ChatGPT telah mampu menurunkan tahta dan berhasil mengambil alih rekor TikTok.

    Dilansir melalui Windows Central, Selasa, 14 Februari 2023, ChatGPT telah mampu meraih jumlah pengguna sebanyak 100 juta pada Januari 2023 kemarin. Analisis dari perusahaan bernama UBS menyebut jika ChatGPT bisa jadi akan mendapatkan predikat sebagai aplikasi konsumer dengan jumlah pertumbuhan tercepat dalam sejarah. Mengalahkan pamor TikTok.

    - Advertisement -

    pamor tiktok

    Meskipun tidak semua media tertarik dengan berita AI yang bisa mengambil alih dunia, namun media teknologi di manapun membicarakannya, terutama ChatGPT. Analisa dari UBS mengatakan jika di Januari 2023, pengguna aktif bulanan ChatGPT sudah mencapai angka 100 juta. Padahal aplikasi yang bisa menjawab semua pertanyaan atau membuatkan gambar, teks, pantuan, dan cerita untuk penggunanya ini, baru diperkenalkan ke publik pada November 2022.

    ChatGPT Kalahkan Pamor TikTok

    Sebelumnya, perusahaan riset Sensor Tower mengungkap jika TikTok sempat menjadi aplikasi konsumer dengan pertumbuhan yang cepat. Mereka berhasil meraih 100 juta pengguna aktif bulanan dalam kurun 9 bulan.

    Sedangkan Instagram, dari data Sensor Tower, butuh waktu 2,5 tahun untuk bisa mencapai angka tersebut.

    - Advertisement -

    Riset UBS juga mengungkap jika ChatGPT sempat mendapatkan 57 juta pengguna di bulan Desember saja. Ini artinya, kata UBS, ada penambahan 43 juta pengguna di bulan ketiga aplikasi tersebut eksis. Ini merupakan pencapaian yang sangat jarang terjadi di aplikasi konsumer.

    ChatGPT adalah chatbot berbasis AI atau kecerdasan buatan, dan memungkinkan semua pekerjaan mudah hanya dengan mengetikkan beberapa perintah. ChatGPT kadang digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menulis artikel, membantu pengembang membuat coding, sampai menjawab pertanyaan. Ada juga penggunaan yang menuai kontroversi, seperti memberikan contekan tugas sekolah.

    ChatGPT dikembangkan oleh perusahaan bernama OpenAI. Perusahaan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Microsoft yang sempat berinvestasi sebanyak USD1 miliar pada 2019. Bahkan Microsoft mengumumkan akan mengadopsi AI ke dalam semua produknya, termasuk ke Microsoft Teams, atau memasukkan ChatGPT ke dalam mesin pencariannya, Bing.

    Pasalnya, Microsoft telah menambah jumlah invetasinya ke OpenAI sampai USD10 miliar.

    Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News

     

    Siti Sarifah Aliah
    Siti Sarifah Aliahhttp://gadgetdiva.id
    Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Latest Stories