Sunday, 7 March 2021
[adrotate banner="3"]

Apple Ungkap Peringkat Kemampuan Perbaikan untuk MacBook dan iPhone

Untuk mematuhi undang-undang "Hak untuk Memperbaiki" di Perancis, Apple telah mengungkap peringkat kemampuan perbaikan untuk berbagai model MacBook dan iPhone. Dilansir dari Beta News, peringkat...
More

    Latest Posts

    [adrotate banner="4"]

    International Women’s Day: Facebook beri peluang perempuan berbisnis

    Peringati Hari Perempuan Internasional, Facebook kolaborasi dengan Bank Dunia, dan OECD untuk merayakan konsep kesetaraan bagi perempuan yang bertemakan #EachforEqual. Kolaborasi ini dilakukan untuk survei kepada jutaan bisnis kecil di Facebook di seluruh dunia selama dua kali dalam setahun.

    Facebook juga membagikan data tiap negara dari survei ini secara terbuka bagi pembuat kebijakan, lembaga penelitian, dan organisasi nirlaba, untuk memberikan pandangan global tentang tantangan dan peluang bisnis kecil online.

    Kabarnya, data ini dikumpulkan lebih dari 100 negara pada akhir 2019 dan berfokus pada isu-isu yang dihadapi perempuan dalam bisnis, termasuk alasan mereka memulai bisnis, akses ke kredit, skala bisnis, dan pendapat mereka tentang bagaimana media sosial membantu perkembangan bisnis.

    Di Indonesia, 29% pelaku bisnis yang disurvei melalui Facebook adalah perempuan, dan 28% dari mereka memulai bisnis karena situasi dan waktu yang fleksibel, 18% mengatakan membangun bisnis sebagai wujud nyata cita-cita mereka, dan 20% menyebutkan membangun bisnis karena mereka ingin menjadi bos untuk diri mereka sendiri.

    Para perempuan ini juga menggarisbawahi pentingnya peran media sosial terhadap bisnis mereka, dengan 64% mengecek Facebook Page mereka setiap minggunya, dan 89% menyebutkan media sosial sangat membantu bisnis mereka.

    Pihak Facebook memaparkan bahwa para perempuan wirausaha ini masih menghadapi tantangan dalam pertumbuhan dan keuangan. Terlepas dari kenyataan bahwa 53% dari mereka memiliki setidaknya dua tahun pengalaman bekerja di industri.

    Survei yang dilakukan Facebook menunjukkan 87% perempuan wirausaha di Indonesia memimpin bisnis dengan jumlah karyawan kurang dari 10 orang, dan menjalankan bisnis yang lebih kecil dari pada rekan-rekan pria mereka. Hanya 20% perempuan wirausaha yang memiliki akses ke pinjaman atau kredit.

    Mendukung hal ini, Facebook juga memiliki program-program seperti #SheMeansBusiness, yang memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk terhubung agar dapat saling belajar dengan memberikan pelatihan bagi lebih dari 320.000 usaha kecil menengah di 197 lokasi di Asia Pasifik – 50 persen diantaranya adalah perempuan wirausaha.

    Fyi, Facebook meluncurkan program #TechByHer tahun ini, merupakan inisiatif yang menyediakan program yang lebih inklusif dan mendukung para perempuan dalam dunia teknologi di seluruh Asia Pasifik.

    Program ini memberikan pelatihan untuk membuat produk yang lebih baik dan meningkatkan skala bisnis mereka, tips tentang bagaimana menggunakan platform kami untuk monetisasi produk, dan berbagi kisah sukses dari para developer dan pelaku bisnis di seluruh dunia.

    “Di Facebook, kami berkomitmen untuk memberikan dunia yang setara dengan mendukung perempuan melalui inisiatif-inisiatif yang dapat membantu mereka, serta menawarkan pelatihan, bimbingan, jaringan, dan komunitas, yang semuanya merupakan faktor-faktor penting dalam membantu para perempuan sukses dalam bisnis mereka,” ujar salah satu pihak Facebook.

    Baca juga, Studi Facebook ungkap tren belanja e-commerce kelas menengah

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR