Sunday, 11 April 2021
More

    Latest Posts


    Begini cara terhindar dari informasi palsu tentang Covid-19 di Internet

    Penyebaran informasi berupa berita palsu atau Misinformasi bukan hanya dapat menjadi sebab paradiva kebingungan, bahkan bisa menimbulkan rasa takut dan panik di tengah wabah Coronavirus ini. Untuk itu, hal penting yang harus paradiva lakukan yaitu lebih berhati-hati ketika menerima dan  membagikan informasi di internet.

    Setiap orang memiliki tanggung jawab untuk membantu mengurangi penyebaran informasi yang salah dengan memastikan bahwa kita hanya memberikan informasi yang benar atau telah terverifikasi.

    Berikut ada lima tips dari Facebook agar paradiva bisa terhindar dari informasi yang salah tentang virus corona di internet. Simak, ya!

    Bersikaplah skeptis terhadap judul

    Misinformasi atau berita palsu seringkali memiliki judul bombastis dengan huruf kapital  dengan tanda seru. Jika judulnya kelihatannya mengejutkan dan tidak dapat dipercaya, maka kemungkinannya itu berita palsu alias hoax.

    Perhatikan alamat situs atau URL berita. Alamat situs atau URL palsu seringkali dibuat mirip aslinya dengan memberikan sedikit perubahan, semisal mengganti huruf kapital “I” dengan huruf kecil “I” atau mengganti nol “0” dengan “o”.

    Jika paradiva kurang yakin, kamu dapat membuka jendela browser yang baru dan masuk ke dalam situs yang sebenarnya untuk membandingkan URL dengan sumber terpercaya.

    Perhatikan baik-baik URL dan isi halaman beritanya

    Pastikan berita tersebut ditulis oleh sumber yang kamu percaya memiliki reputasi keakuratan yang baik. Jika berita tersebut berasal dari organisasi yang tidak dikenal, baca bagian “Tentang” di situs mereka untuk mempelajari selengkapnya.

    Misinformasi atau berita palsu mungkin juga berisi linimasa yang tidak masuk akal, atau tanggal peristiwa yang sudah diubah. Banyak juga situs berita palsu yang salah eja atau punya tata letak yang canggung.

    Paradiva harus Baca dengan seksama untuk melihat tanda-tanda ini. Misinformasi atau berita palsu bisa juga berisi gambar atau video yang dimanipulasi. Bahkan, terkadang foto tersebut memang asli tetapi konteksnya berbeda. Bersikaplah skeptis terhadap penggunaan foto atau video yang seperti ini.

    Periksa sumber informasinya

    Periksalah sumber informasi penulis untuk menginformasi keakuratannya. Kurangnya bukti atau ketergantungan terhadap ahli-ahli yang tidak disebutkan namanya dapat mengindikasikan kabar berita palsu.

    Lihat berita atau informasi lainnya

    Jika tidak ada sumber berita lainnya yang melaporkan informasi yang sama, hal tersebut dapat mengindikasikan bahwa informasi tersebut palsu. Jika informasi tersebut dilaporkan oleh beberapa sumber yang kamu percayai, maka kemungkinan informasi tersebut benar.

    Dapatkan informasi resmi terbaru mengenai COVID-19 dari otoritas kesehatan global dan lokal

    Informasi resmi mengenai Covid-19 ini dapat sepenuhnya meyakinkan bahwa paradiva sedang membaca dan membagikan informasi yang benar dan akurat. Paradiva bisa merujuk ke sumber-sumber sebagai berikut:

    ● Situs resmi Pemerintah Indonesia untuk COVID-19 (https://www.covid19.go.id/).
    ● Chatbot WhatsApp COVID-19 dari Kominfo di +62-811-3339-9000.
    ● Situs World Health Organization (WHO) untuk COVID-19: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019

    Menanggapi tersebarnya informasi palsu, paradiva dituntut harus berpikir kritis tentang apa yang kamu baca di ranah online dan hanya membagikan berita dari sumber terpercaya.

    Jika paradiva menemukan postingan berisi berita palsu di Facebook, segera laporkan dengan menekan tombol di bagian kanan atas dari post tersebut, pilih Cari Dukungan atau Laporkan Postingan, kemudian laporkan sebagai berita palsu.

    Baca juga, Facebook tampilkan informasi terkait COVID-19 di News Feed

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR

    Error decoding the Instagram API json