6 Aplikasi Video Conference ini bisa jadi pengganti Zoom

Paradiva, saat ini aplikasi video conference menjadi salah satu solusi untuk berhubungan dengan teman-temanmu. Beberapa dari kalian mungkin sudah melakukan video conference secara rutin. Apalagi, setelah dua minggu kita dikarantina.

Aplikasi video conference yang paling banyak digunakan saat ini adalah Zoom. Nah, paradiva tahu nggak sih kalau ada beberapa aplikasi lain yang bisa kamu gunakan buat ngobrol bareng-bareng? Berikut adalah 6 aplikasi video conference penggati Zoom. Simak, ya!

FaceTime

FaceTime adalah salah satu aplikasi video conference khusus pengguna Apple. Aplikasi ini bisa digunakan pada semua perangkat Apple. Seperti, iPhone, iPad atau Mac.

Tanpa harus mendownload aplikasinya di App Store. Pasalnya, aplikasi tersebut sudah otomatis ada di perangkat Apple. FaceTime dapat dengan mudah kamu gunakan untuk memulai obrolan dengan video, namun kamu harus terkoneksi dengan Wi-Fi atau paket data.

Aplikasi ini juga menyediakan fitur Group FaceTime yang memungkinkan para penggunanya untuk mengobrol dengan 32 orang sekaligus.  Kamu bisa melakukan panggilan melalui kontak dengan cara yang sama seperti, panggilan telepon atau pesan teks. Meskipun, tujuan utama FaceTime adalah untuk video conference. Kamu juga dapat melakukan panggilan audio seperti telepon biasa.

WhatsApp

WhatsApp saat ini telah memiliki lebih dari 2 miliar pengguna di seluruh dunia. Aplikasi buatan facebook ini sangat mudah digunakan. Banyak sekali fitur yang disediakan WhatsApp. Aplikasi ini berfungsi pada perangkat Android dan iOS.

Platform ini juga bisa dijadikan aplikasi video conference. Melalui fitur video call, kamu bisa melakukan panggilan video bersama teman-temanmu. Kamu juga bisa menggunakan group call. Namun, hanya terbatas sampai empat orang saja.

Skype

Skype adalah aplikasi video conferene milik Microsoft. Aplikasi ini tersedia untuk iOS, Android, Windows dan Mac. Skype menawarkan panggilan video dan audio, serta fitur bertukar pesan.

Skype mendukung hingga 50 orang pada panggilan grup audio. Untuk panggilan video, tergantung jumlah penelepon dan perangkat yang digunakan. Skype juga memungkinkan penggunanya untuk merekam, menyimpan dan membagikan panggilan video dengan subtitle.

Facebook Messenger

Facebook Messenger adalah sebuah aplikasi pengirim pesan yang juga menyediakan fitur obrolan video. Aplikasi ini sangat nyaman digunakan bagi kamu yang sering menggunakan media sosial sepanjang waktu.

Kamu dapat memulai video conference atau panggilan audio dengan teman-temanmu melalui aplikasi Facebook. Kamu juga dapat menambah foto atau video ke Story kamu di Facebook Messenger.

Microsoft Teams

Microsoft Teams merupakan bagian dari Office 365. Microsoft  menyatukan fitur video conference, panggilan audio dengan aplikasi Office mereka. Seperti Word, Excel dan PowerPoint ke dalam satu hub untuk kerja tim.

Jika kamu memiliki Office 365, kamu sudah memiliki aplikasi ini. Namun, kalau kamu tidak memiliki Office 365, microsoft juga menyediakan Microsoft Teams dengan versi gratis. Pada update-an aplikasi terbarunya, Microsoft Teams juga menawarkan uji coba gratis selama enam bulan dari perangkat lunak perusahaannya.

Google Hangouts

Google Hangouts adalah platform komunikasi yang dikembangkan oleh Google ini. Aplikasi ini cukup sering digunakan oleh orang-orang untuk melakukan video conference.

Aplikasi ini juga terintegrasi dengan G Suite. G Suite adalah sebuah platform yang dapat menghimpun orang-orang melalui link web, laptop atau aplikasi ponsel. Jika kantormu menggunakan Google Apps, kamu dapat membua tlink langsung melalui Kalender di Google. Aplikasi ini dapat kamu gunakan secara gratis.

Google Hangouts tak hanya memiliki fitur video conference saja. Namun, aplikasi ini juga bisa digunakan sebagai alat komunikasi biasa seperti Whatsapp. Dimana kita bisa melakukan obrolan dengan teman via chat.

Baca juga, 5 tips konferensi video di rumah saat WFH

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.