Wednesday, 14 April 2021
More

    Latest Posts


    5 Hal yang harus dilakukan setelah isolasi COVID-19 berakhir

    Isolasi COVID-19 yang sedang kita lakukan ini bertujuan untuk menghambat penyebaran maupun penularan virus. Hingga saat ini, kita masih belum tahu kapan isolasi maupaun pandemi ini akan selesai. Beberapa ilmuwan di seluruh dunia masih terus mencari cara untuk memerangi virus tersebut. Seperti, menemukan vaksinasi dan obat COVID-19.

    Meskipun obat dan vaksinasi COVID-19 telah ditemukan, namun bukan berarti pandemi ini sepenuhnya berakhir. Kita masih harus menjaga jarak dan melanjutkan hal-hal yang kita lakukan selama isolasi mandiri. Satu hal yang harus sering kita ingat bahwa setelah isolasi mandiri ini selesai, kehidupan kita tidak sepenuhnya kembali normal.

    Untuk menjadi reminder bagi paradiva, Gadgetdiva akan memberi rangkuman 5 hal yang harus kita hindari saat isolasi COVID-19 berakhir. Beberapa hal ini dikutip dari salah satu artikel CNET. Simak, ya!

    Jangan buat pesta atau perkumpulan

    Social distancing dibuat untuk memperlambat penyebaran maupun penularan virus COVID-19. Termasuk kontak dengan orang-orang terdekat. Dengan mengadakan pesta di rumah atau berkerumun di tempat nongkrong, saat isolasi selesai dapat menjadi peluang utama tersebarnya kembali virus tersebut.

    Seperti yang pernah dikatakan oleh Dr. Deborah Brix seorang koordinator respon coronavirus di Gedung Putih dalam pertemuan pada 15 April. Ia menyatakan, “Pertemuan sosial, berkumpul bersama dapat menjadi kesempatan seseorang menyebarkan virus tanpa sadar, meskipun mereka tidak memiliki gejala apapun. Jadi, hindari perkumpulan dan pesta makan malam,” ujarnya pada warga AS.

    Tetap sering mencuci tangan

    Meskipun nanti isolasi COVID-19 telah berakhir, namun kita harus tetap menjaga kebersihan. Hal tersebut belum berarti bahwa pandemi benar-benar berakhir. Bahkan, jika vaksin maupun obat corona akan segara tiba.  Jadi, kita masih harus sering mencuci tangan.

    Yang harus sering kita ingat adalah bahwa tujuan kita isolasi diri dan mencuci tangan sesuai dengan anjuran WHO, juga dapat membantu tenaga medis yang berada di rumah sakit. Agar mereka tidak kewalahan merawat pasien yang mengalami kondisi kritis dan meminimalkan risiko yang dapat terjadi untuk diri kita sendiri.

    Jangan langsung berkunjung ke rumah orang

    Setelah isolasi berakhir, pasti hal pertama yang kita pikirkan adalah mengunjungi orang-orang terdekat. Apalagi mereka yang sebelumnya pernah menjadi ODP atau PDP.

    Namun, kita juga harus memikirkan kembali apakah imun kita saat itu baik atau tidak, atau juga risiko-risiko lainnya yang dapat terjadi.  Sementara itu, Bagi mereka, terutama yang pernah menjadi ODP atau PDP, menjaga jarak yang sehat mungkin masih menjadi cara terbaik untuk menjaga agar mereka tetap aman. Itulah sesuatu yang harus kamu cermati.

    Mengutip dari pernyataan Gubernur New York, yaitu Andrew Cuomo melalui CNET, menyatakan, “Hal terburuk yang bisa terjadi adalah kita salah langkan dan membiarkan emosi kita mendahuli fakta, sehingga kita harus melalui (pandemi) ini kembali,” Ujarnya dalam konferensi pers harian pada 11 April lalu.

    Jadi, menurut Gadgetdiva kita harus tetap berhati-hati dan memikirkan baik-buruk sebelum memutuskan untuk melakukan sesuatu. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati.

    Jangan merencanakan liburan ke luar negeri

    Selama isolasi mandiri, kita berencana ingin berlibur ke luar kota maupun ke luar negeri. Mungkin, kalian juga telah memiliki daftar masing-masing tempat yang ingin dikunjungi. Namun, dengan berat hati Gadgetdiva ingin mengingatkan bahwa kita harus kembali mengurungkan niat ini.

    Mengingat bandara, pelabuhan, maupun stasiun kereta dapat menjadi tempat orang bercampur atau berkerumun. Seperti yang dihimbau oleh WHO. Hal tersebut yang menjadi alasan mengapa saat ini penerbangan domestik maupun internasional banyak yang dibatalkan.

    Simpan maskermu dengan baik

    Setelah isolasi diri selesai, hal yang harus kita lakukan adalah menyimpan masker yang telah kita miliki dengan baik. Jangan buang masker-masker tersebut.

    Sebagai masyarakat global, kita tidak bisa mengatakan dengan pasti apa yang selanjutnya akan terjadi. Beberapa lonjakan bisa saja terjadi secara tiba-tiba, sehingga membuat kita harus kembali melakukan karantina, seperti yang terjadi di Singapura dan Hongkong.

    Meskipun, kita juga harus tetap optimis dan tetap berhati-hati dalam bertindak. Tetaplah realistis bahwa kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Jadi, simpanlah masker wajah kainmu dengan baik ya, paradiva!

    Baca juga, dokter WNI di AS sebut obat COVID-19 kemungkinan tersedia bulan depan

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Latest Posts

    POPULAR