Pomelo Fashion gandeng Amazon.com, sediakan layanan cloud AWS

0
315
Pomelo Fashion

Startup Pomelo Fashion telah memberikan kepercayaan kepada perusahaan Amazon.com dengan menggunakan layanan cloud AWS seperti machine learning dan komputasi serverless untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang unik dan sesuai dengan kebutuhan.

Layanan cloud AWS yang luas dan mendalam ini meliputi machine learning, komputasi, serverless, penyimpanan, database, dan analitika memampukan Pomelo untuk menganalisis data secara masif dan menciptakan fitur-fitur baru bagi pelanggannya. Contoh dari fitur ini adalah rekomendasi yang lebih personal dan ditujukan untuk memperkaya pengalaman berbelanja.

Pomelo menggunakan gudang data Amazon Redshift dan layanan machine learning Amazon Personalize untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang personal dengan lebih cepat dan real-time, lho!

Produknya dikurasi berdasarkan selera masing-masing pelanggannya yang unik dan berbeda beda, seperti kisaran harga dan gaya berpakaian yang sesuai dengan preferensi mereka.

Just For You dan fitur-fitur lain yang digerakkan dengan Amazon Personalize sekarang berhasil mencetak persentase sebesar 60 persen klik di keseluruhan toko online Pomelo.

Sekira 20 persen pelanggan Pomelo di Asia membeli barang baru pada hari yang sama ketika barang tersebut tersedia secara daring. Memahami hal tersebut, perusahaan berfokus untuk memenuhi permintaan pelanggan secara konsisten dan cepat.

Dengan solusi AWS yang bernama AWS Lambda, yaitu layanan yang membantu pelanggan untuk menjalankan kode tanpa harus melakukan provisioning atau mengelola server, Pomelo dapat meningkatkan workflow-nya agar lebih dari 130 merk baru dapat bergabung dan diakomodasi selama tahun 2020.

Pomelo juga dapat memberikan pengalaman berbelanja yang mulus, bahkan pada saat memasuki peak times.

Misalnya, pada saat ajang 2019 Singles Day yang juga merupakan salah satu hari berbelanja terbesar di dunia, Pomelo mengandalkan infrastruktur dan layanan AWS untuk terus melayani pelanggan meski traffic mencapai 40 kali lipat dibandingkan biasanya.

Anyway, sejak 2017 AWS telah mendukung perjalanan Pomelo ketika perusahaan bergabung ke dalam program AWS Activate. Program tersebut menawarkan AWS credits, layanan teknisi, dan pelatihan agar perusahaan startup dapat mengembangkan bisnisnya.

Keuntungan dari AWS Activate dirancang untuk membantu para pendiri perusahaan untuk dapat menikmati kombinasi yang tepat antara tools dan dukungan ahli dengan tujuan optimisasi performa, manajemen risiko, dan menjadikan startup yang berada di masa-masa awal mampu mengendalikan berbagai pembiayaan yang dikeluarkan.

Dengan sumber daya yang tersedia di AWS Activate, Pomelo dapat lebih awal mengakses teknologi terdepan dan bantuan teknis untuk mendukung peluncuran Just For You. Tim proyek yang hanya beranggotakan lima orang tersebut pun dapat menyelesaikannya hanya dalam waktu dua minggu.

Fyi, Pomelo merupakan salah satu platform e-commerce terkemuka di bidang mode di Asia. Dengan catatan pemasukan sebesar dua kali lipat secara year-on-year, Pomelo yang berbasis di Thailand mengandalkan infrastruktur AWS untuk mendukung ekspansinya ke Singapura dan Indonesia, serta yang sebentar lagi ke Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

Baca juga, Pomelo resmi buka toko Ritel Omnichannel di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here